Sarinah dari McDonald’s mendenda 10 juta rupee karena penutupan kerumunan

Satpol PP Jakarta, Arifin, kepala TRIBUNNEWS.COM-DKI di Jakarta, mengatakan bahwa sesuai dengan Pasal 7 Peraturan Gubernur No. 41 tahun 2020 (Pergub), manajemen Sarina McDonald telah dihukum oleh 10 juta rupee. baik. Pada upacara penutupan restoran cepat saji di Sarinah di Jakarta Pusat, Minggu lalu (10/5), sekelompok orang dikenai sanksi. Baca: Penutupan McD di Salinah telah membangkitkan massa, dan kritik dari para pemimpin DPRD harus diharapkan – mereka dinyatakan melanggar Gubernur 33 tahun 2020 tentang penerapan PSBB.

“Sanksi akan dijatuhkan sebagai bagian dari pelanggaran PSBB. Sanksi tersebut berdasarkan Peraturan Gubernur No. 41 tahun 2020,” kata Ariffin usai konfirmasi, Kamis (14/5/2020). — “Kegiatan yang dilakukan oleh Sardinah McDonald’s melanggar Pasal 41, Pasal 7 Peraturan Gubernur 2020, di mana sanksi adalah denda tertinggi dari 10 juta rupee,” jelasnya. Sudah 33.672 PDP dan No.258.639 ODP-Sarinah dari McDonald’s telah bekerja sama untuk meminta pengakuan atas kelalaian mereka dan siap untuk membayar denda 10 juta rupee sesuai dengan Pergub 41/2020. -Reading: Tanda-tanda kedatangan Ramadhan. Pada malam sepuluh hari terakhir Ramadhan, Ramadhan- “Hari ini, Sarinah dari McDonald’s, setelah membayar denda Rp10 juta, bekerja sama untuk mengakui kelalaian dari kegiatan ini.”

Arifin menekankan bahwa Satpol PP akan terus mengambil tindakan lapangan terhadap pelanggar PSBB di Jakarta. Dia menyimpulkan: “Saya ingin menekankan bahwa Satpol PP akan terus menjatuhkan sanksi pada semua penjahat dari PSBB ke DKI.”

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live