Rusia mengatakan 101 dokter meninggal karena korona

TRIBUNNEWS.COM – Rusia secara resmi mengumumkan bahwa setidaknya 101 tenaga medis meninggal karena virus corona pada hari Selasa (26 Mei 2020).

Sebelum laporan resmi dirilis, seorang pejabat senior dari Kementerian Kesehatan Rusia, Lyudmila Letnikova (Lyudmila Letnikova), diberitahu pada hari Jumat (22/5/2020).

“Jumat lalu, 101 orang (staf medis) dikonfirmasi dalam daftar,” kata Letnikova.

Medis, Aliexpress Tribunnews.com mengutip kepala Kementerian Kesehatan .com. Laporkan kepada Komite Kesehatan Parlemen bahwa kementerian memelihara daftar kematian dokter.

Tapi laporan pada hari Selasa adalah pertama kalinya Rusia mengumumkan korban tewas kepada publik.

Letnikova (Letnikova) mengungkapkan bahwa Rusia diharuskan menyediakan fasilitas medis regional. Laporkan jumlah kematian staf medisnya.

Baca: Presiden Filipina mengatakan bahwa Anda tidak boleh membuka sekolah sampai Anda mendapatkan vaksin Corona

Baca: Taman hiburan baru di Jepang melarang pengunjung berteriak di roller coaster dan taman, dan menangani di rumah-rumah berhantu — -Namun, angka resmi 101 dari pemerintah jauh lebih rendah dari angka yang dilaporkan secara online, yaitu 293.

Tidak diketahui, sebuah situs web bernama “Memorial List” diluncurkan pada April 2020. Situs web ini mengumpulkan data dari para dokter dari berbagai rumah sakit Rusia. – Situs web ini dibuat oleh staf medis termasuk ahli jantung Alexei Erlikh. Pencipta situs web mengutip daftar yang mereka terbitkan untuk memberikan informasi yang dapat dipercaya tentang kematian staf medis.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live