Muhammadiyah: Jika pandemi korona belum hilang, hapus Tarawih Salat dan Idul Fitri di rumah

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Parlemen Tajid dan pusat pemerintahan Tajdid Muhammadiyah (Tajdid Muhammadiyah) mengeluarkan pemberitahuan tentang penyembahan Ramadhan dalam keadaan darurat korona atau Covid-19 darurat. Argumen Al-Qur’an dan Hadits didasarkan pada pemahaman tarjih manhaj, dan dipandu oleh nilai-nilai dasar dari ajaran Islam dan prinsip-prinsip yang diturunkan dan data ilmiah para ahli. Surat edaran resmi Muhammadiyah menulis bahwa jika kondisi yang mengganggu Ramadan Covid-19 dan Shoval yang akan datang tidak jatuh, maka: Tarawi berdoa di rumah mereka, Takmir tidak diharuskan Masjid, Musharara, dll. Mengatur doa masjid, termasuk kegiatan Ramadhan lainnya (konferensi, Gereja Anglikan Tadarus, iktikaf dan gereja-gereja lainnya). Anies Baswedan dilaksanakan: kami tahu persis apa yang sedang dilakukan

b. Puasa Ramadhan masih berlaku, kecuali bagi mereka yang sakit dan memiliki status kekebalan yang buruk, mereka harus mengubah puasa sesuai dengan pedoman Islam.

vs. Untuk menjaga kekebalan, puasa Ramadhan dapat dilepaskan oleh petugas kesehatan yang bertugas dan dapat diganti sesuai dengan pedoman pengajaran Islam. D. Doa Idul Fitri adalah Hadits Muakakah dan simbol agama yang sangat penting. Namun, jika penyebaran co-19 tidak berkurang pada awal Syawal 1441 H, tidak perlu untuk menjaga shalat Idulfitri dan seluruh seri (pulang, pergi ke parade Takbir, tulisan suci halal, dll). , Tedros (Tedros) dianggap mencakup nomor kasus korona Tiongkok – Dewan Taji dan Tajdid Muhammadiyah (Tajdid Muhammadiyah) Presiden Pusat, Presiden Yamsul Anwar dan Sekretaris Surat edaran yang ditandatangani oleh Mohammad Mas’udi di Yogyakarta juga menulis bahwa persyaratan ini dapat diabaikan. “Jika jumlah orang telah menurun sesuai dengan peraturan otoritas Covid-19, dan banyak orang mungkin telah berkumpul, Anda dapat melakukan ini dengan memperhatikan instruksi dan peraturan otoritas mengenai hal ini,” Selasa (2020) 4 Juli) Pernyataan diterima. Muhammadiyah juga mengingatkan umat Islam bahwa mereka harus selalu meningkatkan hadiah, hadiah, dan sedekah Zakat mereka, dan mengalokasikannya secara maksimal untuk mencegah dan mengendalikan epidemi. Pneumonia koroner baru.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live