Penanganan Covid-19 di Jawa telah secara serius menarik perhatian Menteri Dalam Negeri

Sebuah laporan oleh reporter Tribunnews Larasati Dyah Utami-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Mengingat bahwa populasi Jawa adalah tempat yang paling padat penduduknya di dunia, penanganan pemerintah terhadap virus korona atau Covid-19 di Jawa merupakan masalah serius.

Menteri Dalam Negeri Negri (Menteri Dalam Negeri) Tito Karnavian (Tito Karnavian) menyatakan bahwa ada sekitar 140 juta orang yang tinggal di Jawa

Jika satu daerah tidak dibangun dengan yang lain, mudah menyebar Penyakit pandemi Covid-19 atau penyakit menular lainnya berkomunikasi untuk mencegah penyebaran.

“Pandemi atau penyakit menular, terutama penyakit yang disebarkan oleh sistem pernapasan, akan sangat mudah. ​​Jika satu area memecahkan masalah lain, tidak akan ada tenis meja antara satu area dengan area lainnya.” Menteri dalam siaran pers yang dikeluarkan pada hari Jumat (26 Juni 2020).

Baca: Bocah 5 tahun menyelamatkan kakaknya berkat transplantasi pertama sel induk Covid-19. Menurut dunia, kapasitas manajemen antara wilayah coordina sangat kuat. Covid-19 bergulir dan pencegahan sangat penting.

Koordinasi adalah salah satu kunci untuk mengendalikan dan mengendalikan penyebaran virus.

Menteri Dalam Negeri adalah contoh dari DKI, ibukota Jakarta. Jakarta tidak akan bisa menanganinya sendiri karena ada kota satelit di sekitarnya seperti Depok, Bekasi, Tangerang, Tangerang Selatan, Bupati Bogor dan Kota Bogor. Dia mengatakan: “Tidak ada dunia alami antara Jakarta dan kota-kota satelit di sekitarnya. Interaksi dan mobilisasi sosial sangat tinggi.”

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live