Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa data Covid-19 lolos verifikasi dan konfirmasi yang ketat, dan tidak ada yang terlibat

TRIBUNNEWS.COM-Didik Budijanto, kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, mengatakan pemerintah Indonesia tidak mencakup data Covid-19 Indonesia. Data harian Covid-19 juru bicara Achmad Yurianto telah diverifikasi.

Saluran YouTube BNPB mengutip Didik Budijanto yang mengatakan: “Data yang disampaikan oleh juru bicara pemerintah untuk manajemen COVID-19 sebenarnya adalah data yang benar-benar diverifikasi.”

Didik melanjutkan, data regional dan juru bicara Covid- 19 Apakah ada kemungkinan perbedaan dalam data yang dikirimkan.

Dia mengatakan bahwa ini terjadi karena hasil perhitungan, dan akhir waktu perhitungan yang disepakati tidak sama untuk beberapa organisasi dengan kementerian dan lembaga.

Baca: Corona Global Update: Spanyol yang tembus 229,4 22, pasien pulih 120.000 orang – dalam kasus ini, Didik juga menjelaskan proses pengumpulan data COVID-19 Indonesia

Langkah-langkah Mulailah dengan laboratorium jaringan Kementerian Kesehatan dan Penelitian, kemudian kirim dan kompilasi ke laboratorium Kementerian Kesehatan.

Pada tahap ini, Balitbang Kesehatan dari Kementerian Kesehatan akan memverifikasi data dan selanjutnya memeriksanya untuk membuatnya benar-benar cocok.

“Karena” beberapa orang dapat mengambil satu hingga empat ujian, jadi Anda harus memverifikasi dan memverifikasi, “kata Didik.

Setelah itu, data Balitbang dari Kementerian Kesehatan telah dikirim ke Pusat Darurat Kesehatan Masyarakat. (PHOEC), pusat juga akan melakukan verifikasi dan pemeriksaan ulang.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live