Dengan mempercepat penanganan Covid-19, Jokowi meminta 3T untuk mengimplementasikan implementasi skala besar di delapan provinsi

TRIBUNNEWS.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan stafnya untuk menyediakan 3T, yaitu untuk menangani pengujian, pelacakan, dan pemrosesan Covid-19.

Yokowi meneruskan laporan pada pertemuan terbatas untuk mempercepat manajemen dampak Covid-19. Covid-19, diadakan pada hari Senin (13 Juli 2020) di Istana Kemerdekaan.

Jokowi meminta agar delapan provinsi dengan peningkatan tajam dalam jumlah kasus 8T diberi prioritas.

Delapan provinsi tersebut adalah: Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesu Selatan, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Papua.

“Tolong terus perhatikan untuk memastikan 3T, pekerjaan prioritas di Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, 8 provinsi selatan, menguji, melacak dan memproses Sulawesi, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Papua,” Joe Covey mengatakan dalam siaran langsung di saluran YouTube Sekretariat Presiden.

Selain itu, Jokowi juga meminta peningkatan jumlah tes PCR, sehingga meningkatkan jumlah laboratorium di daerah tersebut.

“Selain itu, kami berharap Mobile Lab PCR dengan tujuan ini juga dapat memberi tahu Anda bahwa ia telah mencapai 30.000”, jelasnya.

Dia juga menyerukan pencarian skala besar untuk menemukan orang di bawah pengawasan (ODP) dan pasien di bawah pengawasan (ODP).

Membaca: Anies mengingatkan warga DKI tentang situasi korona Kasus: Kita semua bisa pulang

Qiao Kewei menunjukkan bahwa stafnya harus memperhatikan fasilitas medis setiap rumah sakit di delapan provinsi di atas.

“Jika ada kekurangan, Kementerian Kesehatan bisa memberi tahu Menteri Pekerjaan Umum.” Itu bisa segera diselesaikan, “katanya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live