Untuk mencegah korona, Hong Kong melarang orang asing memasuki wilayahnya untuk melarang penjualan alkohol

Reporter Tribunnews.com Larasati Dyah Utami

JABARTA TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Hong Kong telah mengumumkan kebijakan lain untuk mengatasi penyebaran virus korona atau Covid-19 pada Senin (23/3/2020). Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan dalam aplikasi “Perjalanan Aman” bahwa Hong Kong telah mengeluarkan tiga kebijakan baru.

Pertama, pemerintah Hong Kong tidak menerima penduduk asing memasuki wilayahnya.

Kedua, pemerintah Hong Kong juga tidak menerima penumpang yang transit dari negara lain.

Ketiga, pemerintah Hong Kong melarang penjualan alkohol.

Baca: Komite Kesembilan DPR meminta masyarakat untuk melakukan konseling sosial untuk memutus rantai distribusi Corona.

Kebijakan akan berlaku mulai 25 Maret 2020 hingga 14 hari ke depan. -Kebijakan ini tidak berlaku untuk penduduk Taiwan dan Makau sampai mereka memiliki catatan perjalanan ke luar negeri dalam 14 hari terakhir.

Namun, mereka yang memiliki sejarah bepergian ke luar negeri harus selalu menerima 14 hari karantina paksa.

Baca: Pembaruan RSPI: Perawatan 12 pasien korona-positif dan 12 pasien dalam pengawasan

Menanggapi iklan yang dikeluarkan oleh otoritas Hong Kong, pemerintah meminta warga negara Indonesia (warga negara Indonesia) untuk menunda perjalanan ke Hong Kong.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live