Pejabat meninggal karena gejala-gejala seperti Covid-19 di Kepolisian Sumatera Utara: Tidak, tetapi istrinya setuju

TRIBUNNEWS.COM, Maine-Seorang polisi dari Kepolisian Daerah Sumatera Utara meninggal, dan gejalanya termasuk kontaminasi oleh coronavirus atau covid-19.

Dikatakan bahwa polisi Kompol meninggal karena demam. batuk.

Tatan Dirsan Atmaja, Public Relations Officer Polisi Sumatera Utara di Kabid, juga menjawab pertanyaan ini. Tatan mengatakan bahwa yang meninggal adalah Kompol Zulftali dari Divisi Investigasi Kriminal Kepolisian Sumatera Utara.

“Untuk hasil negatif, tetapi ada banyak gejala,” katanya, seperti demam dan batuk, “katanya, Rabu (8/8/2020). Pemakamannya selalu menggunakan Covid-19 sesuai dengan pengobatan SOP .

“Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus endemik. Tim Doktor Kepolisian Sumatera Utara melakukan pemeriksaan kesehatan pada keluarga almarhum, “katanya.” Hasil tes istri almarhum termasuk huruf awal N, dan virus PDP Covid-19 positif.

Baca: Kemenkominfo menemukan 474 konten yang terkait dengan penipuan Corona di media sosial

Baca: melalui WhatsApp dan www.pln. co.id meminta tiga bulan token listrik gratis, berikut adalah metode dan ketentuannya

Baca: Perbarui Corona, Jawa Tengah, 8 April 2020: 133 positif, 14 sembuh, 22 mati

Untuk istrinya, dia sekarang dirawat secara terpisah di Rumah Sakit Mata Friska di Medan.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live