Arab Saudi menyediakan fasilitas repatriasi bagi jamaah haji Indonesia yang ditahan oleh orang-orang yang terkena dampak korona

Reporter Tribunnews.com Rina Ayu-Jeddah, TRIBUNNEWS.COM – Otoritas Saudi menyediakan fasilitas pemulangan bagi para peziarah yang ditahan karena melarang sementara penerbangan ke dan dari Arab Saudi. Efektif 15 Maret 2020, ini adalah ukuran oleh pemerintah Salman untuk menghentikan penyebaran coronavirus atau Covid-19. Umrah dari Arab Saudi hanya membantu jemaah haji kembali ke jamaah sejak periode Umrah 1414H, dan pemegang visa Umrah bukanlah visa haji atau visa turis. Pendaftaran harus dilakukan melalui situs web http://eservices.haj.gov.sa, batas waktu pendaftaran adalah Sabtu (28/3/2020). Prosedur pendaftaran adalah sebagai berikut:

Baca: ICW yang direkomendasikan akan membayar gaji untuk membantu Covid-19 korban, ini adalah tanggapan dari para pemimpin KPK

1. Warga negara Indonesia dapat memilih untuk memperluas pendaftaran dengan “1441 H Mutamers Season “Tab.

2. Warga negara Indonesia harus mengisi kolom kebangsaan, nomor paspor, kota keberangkatan (Jeddah / Madinah) dan nomor ponsel lokal Arab Saudi. Setelah itu, jamaah yang terdaftar akan menerima penerbangan ke Indonesia tanpa mengenakan denda imigrasi dari Kerajaan Arab Saudi.

Waktu penerbangan dan pemberitahuan waktu akan dikirim melalui nomor ponsel yang terdaftar.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live