Pandemi korona Papua dan berkurangnya kecelakaan lalu lintas

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Komisaris Humas Kepolisian Daerah Papua AM Kamal mengatakan bahwa selama epidemi korona di Indonesia, jumlah kecelakaan di wilayah Papua telah menurun secara signifikan. Pada Februari 2020, Papua memiliki 180 data kecelakaan lalu lintas, dibandingkan dengan 19 pada Maret 2020, “kata Kalmar dalam kontak dengan Tribunnews.com, Sabtu (4/4/2020). -Menurut perhitungan, jumlah kecelakaan lalu lintas pada bulan Maret turun lebih dari 80% menjadi 161, penurunan 847,36%.

Baca: Duka Berita, IDI mengumumkan kematian dua dokter .

Kamal terus mengatakan bahwa kecelakaan itu Penurunan tingkat ini juga mempengaruhi jumlah kerugian material. Jika kerugian signifikan Rs 945.999.000 terjadi pada bulan Februari. 27.000.000, maka, Rp akan berkurang. 918.999.000.

“Jumlah pelanggaran lalu lintas juga menurun. Pada Februari 2020, ada 3.157 pelaku, dan pada Maret 2020, ada 256 pelaku. Oleh karena itu, pada Maret 2020, ada 2.902 pelaku, penurunan 1.133,2%, “tambahnya .- — Membaca: Sebuah keluarga di Bangli memasuki negara bagian yang terisolasi setelah salah satu anggota keluarganya berstatus PDP

Kamal mengatakan jumlah kecelakaan lalu lintas berkurang, salah satu faktornya adalah penurunan kepadatan lalu lintas di Papua menurut pemerintah daerah dan Rekomendasi dan instruksi pemerintah pusat, serta informasi dari kepala polisi dan polisi setempat Papua, membutuhkan isolasi fisik untuk mencegah penyebaran virus korona.

“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat karena berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan situasi Papua dan mendukung serta mengimplementasikan korona. Kebijakan pemerintah terkait dengan penyebaran virus di Papua, “tambahnya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live