Pembaruan 4 Mei 2020: Kasus positif-korona di 18 provinsi di Indonesia belum meningkat

Laporan oleh Trihandunnews.com, jurnalis dari Srihandriatmo, Malaga City-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta – Jumlah total kasus positif virus korona positif (Covid-19) yang didiagnosis pada Senin (4/5/2020) telah meningkat menjadi 11.587 orang di 12: 00 WIB.

Setelah menambah 395 orang, jumlah ini meningkat.

“Penanganan Covid-19” juru bicara pemerintah Achmad Yurianto disiarkan langsung di BNPB melalui YouTube pada konferensi pers pada hari Senin. Dia mengatakan: “Jumlah kasus positif yang dikonfirmasi meningkat 395 orang.” / 5/2020).

Baca: Puji pemerintah Jokowi oleh kompetisi Refly Harun, Rocky Gerung meminta 2 tahun: Saya akan berbohong

Baca: Provinsi, Tembagapura, ada 51 Covid-19 kasus Pemerintah akan segera menguji karyawan Freeport– –Baca: Mantan pemain PSM Makassar telah bergabung dengan Real Madrid

Menurut data tim kerja, setidaknya 18 provinsi tidak melaporkan kasus positif baru pada Senin (4/5/2020) .

Ini 18 Provinsi-provinsi tersebut adalah Aceh, Bali, Banten, Bengal Bangka, Bengkulu, Yogyakarta DI .

Di Jamby, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara.

Kemudian di Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tenggara. – Juga di Sulawesi barat daya, Sulawesi, Lampung, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Este dan Kota Lundaro. Data nyata dari COVID-19 di Indonesia sejauh ini. :

1. 12 kasus di provinsi Aceh, 2. 271 kasus di Bali, 3. 446 kasus di Banten, 4. 20 kasus di Bangka Belitung, 5. 12 kasus di Bengulu, 115 kasus di Yogyakarta, 7. Jakarta 4 539 kasus 8. Jambi 38 kasus, 9. Jawa Barat 1.252 kasus, 10. Jawa Tengah 798 kasus, 11. Jawa Timur 1.124 kasus, 12. Kalimantan Barat 73 kasus, 13. Kalimantan Timur 167 Kasus, 14. Kalimantan 180 kasus, 15. Ada 198 kasus di Kalimantan Selatan, 130 kasus di Kalimantan Utara, 17. 92 kasus di Kepulauan Riau, 18. 269 kasus di provinsi Nusa Tenggara Barat, 19. 185 kasus di Sumatera Selatan, 20. 203 kasus di Sumatera Barat, 21. 45 kasus di Sulawesi, 22 dari 129 kasus di Sumatera Utara, 23. 64 kasus di Sulawesi, 24. Ada 607 kasus di Sulawesi Selatan, 25. 59 kasus di Sulawesi tengah, 26. Lampang 54 kasus, 27. Riau 58 kasus, 28. 50 kasus di Maluku Utara, 23 kasus di Maluku, 43 kasus di Papua Barat, 240 kasus di Papua, 32. 44 kasus di Sulawesi Barat, 33. 10 kasus di Nusa Tenggara Timur, 34. Ada 15 kasus di Gorontalo dan 22 kasus selama proses verifikasi di tempat. Data awalnya diekstraksi dari hasil uji 116.861 sampel menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) di 89 laboratorium.

Sebanyak 11.587 data positif dalam 86.061 kasus sampel diperiksa, dan 74.474 data negatif diperoleh.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live