Dari 24 polisi potensial di daerah Corona, Sumatra Barat, dua di antaranya menerima perawatan aktif di Rumah Sakit Bhayangkara

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Komisaris Satake Bayu Setianto, Kepala Hubungan Masyarakat, Kepolisian Daerah Sumatera Barat mengatakan bahwa total 46 anggota Kepolisian Kabupaten Sumatra Barat menghadiri sekolah-sekolah polisi potensial di Sekubami, Lemdik, Setukba, Barat Jawa, Jawa

Dari 46 siswa, 26 kembali ke Sumatera Barat karena tes cepat yang dilakukan di Sukabumi dinyatakan negatif. Sumatra Barat. Kemudian, kepala polisi Su mbar memerintahkan tes cepat dan tanda tangan obat, “kata Satake Bayu ketika Tritake (Kamis) (16/4/2020) menghubungi Tribunnews.com.

Baca: Kaopspus Safe Nusa II memastikan bahwa negara saat ini sedang Membantu pemakaman jenazah korban Covid-19 sebagai hasilnya, sebanyak 24 dinyatakan negatif virus korona, dua siswa dinyatakan positif virus korona, dan harus dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara .

“Di antara 24 siswa yang pulang, mereka bisa pulang. Dia menambahkan bahwa kedua siswa berpikir itu termasuk dalam kategori “OTG”.

Satake Bayu menambahkan bahwa 20 siswa yang tersisa masih di asrama Setukpa Lemdik Polri karena batch pertama hasil tes cepat mereka positif.

Baca: Kementerian Agama: 30.000 pernikahan terdaftar selama pandemi di Corona

Setelah 2 minggu karantina di asrama, 20 siswa mengambil tes usap, tetapi Satake Bayu tidak tahu hasilnya.

Kami tahu sebelumnya bahwa setidaknya 1.550 siswa dari kelompok etnis Poda dari Settapa Lemdikpol Sukabumi dilatih oleh pejabat potensial. – Di antara 1.550 siswa, 9 dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Kramat Jati dan Rumah Sakit Brimob Kelapa Dua. Depok positif karena hasil tes cepat. Dari 9 siswa, 8 dari mereka diizinkan pulang.

Selain itu, hasil tes 300 siswa lainnya dinyatakan positif. Mereka dianggap sebagai pengawasan personil internal (ODP) dan diisolasi di Setukpa selama 14 hari. Hasil negatif dari tes cepat yang tersisa diperbolehkan untuk kembali ke Polda masing-masing di bawah pengawalan yang ketat, dan harus diisolasi di Polda SPN masing-masing. — Di antara siswa yang dibebaskan, 7 berasal dari Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara. Sekarang mereka telah menguji virus corona dan dites positif, mereka diisolasi di Rumah Sakit Bhayangkara di Kendari. Pada saat yang sama, 35 siswa dari Kepolisian Kabupaten Riau dinyatakan sehat setelah diisolasi di SPN Kepolisian Kabupaten Riau. Mereka kembali ke keluarga mereka.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live