Penjahat PSBB akan menjadi pekerja sosial

-Sebuah jaringan yang terdiri dari 57.000 pelaku – Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Penyebaran terus-menerus virus korona mendorong Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memainkan peran dalam memutus rantai penularan. Besar (PSBB).

Aturan-aturan ini termasuk dalam kerangka hukum Peraturan Gubernur No. 41 tahun 2020, yang menjatuhkan sanksi kepada pelanggar PSBB pada 30 April 2020.

Namun, aturan ini tidak dapat ditegakkan oleh polisi. -Kepala Kepolisian Jakarta dan Komisaris Transportasi, Sambodo Bol Punomo Yoga, mengatakan polisi masih menunggu prosedur operasi standar terkait dengan tindakan teknis terhadap pelaku berdasarkan aturan ini. -Baca: Peringatan dini BMKG pada hari Kamis, 14 Mei 2020, mungkin ada 10 daerah hujan lebat disertai dengan kilat dan angin kencang

Baca: Belum lama ini, Mahkamah Agung membatalkan kenaikan Zokovi, pada kenyataannya, kontribusi kesehatan BPJS meningkat lagi selama pandemi

Baca: 2 bersaudara dapat melakukan pembunuhan sewenang-wenang terhadap seorang gadis berusia 16 tahun karena alasan yang aneh

Sejauh ini, teknologinya masih disusun oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta.

Mr Sambodo mengatakan selama pemerintahannya: “Prosedur operasi standar berdasarkan sanksi Pergub 41 masih ditetapkan oleh pemerintah provinsi DKI.” Dikonfirmasi pada hari Rabu (13 Mei 2020). Dia mengatakan bahwa sejauh ini, polisi belum memberlakukan peraturan tentang sanksi yang dikenakan oleh Pergub No. 41 tahun 2020. Pelanggar masih akan diberi sanksi dengan peringatan kosong. – “Ini selalu peringatan,” katanya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live