Laporan IDI berduka bahwa 30 dokter telah meninggal selama pandemi Covid-19

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Berita malang tersebut masih disebarkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Jumlah dokter yang meninggal selama pandemi virus koronal (covid-19) terus meningkat.

Sejak kasus covid-19 dimulai di Indonesia pada bulan Maret 2020, 30 dokter yang meninggal telah terpapar dengan covid-19. – Almarhum terakhir adalah Dr. EST. Tjahyadi dari SpPD berada di Rumah Sakit Perawatan Intensif Adi Husada Undaan Wetan di Surabaya pada pukul 10:45 malam, Minggu (31/5/2010).

Kata Humas IDI. Iya. Tjahyadi meninggal saat pasien sedang dipantau (PDP) dan masih menunggu hasil tes usap.

“Dr. IS Tjahyadi diperlakukan sebagai pasien di bawah pengawasan Covid19 (PDP). Dengan bantuan ICU, ia dirawat dengan alat pernapasan selama 4 hari.” Halik di Tribunnews.com, Kamis (6/4) /2020).

Dr. Halik mengatakan bahwa dibandingkan dengan awal kasus Covid-19 di Indonesia, jumlah dokter almarhum mulai berkurang, daripada menurun seperti pada awal kasus.

Tetapi Perhimpunan Dokter Indonesia terus mengingatkan para dokter dan petugas kesehatan untuk terus mengenakan peralatan perlindungan pribadi untuk memberikan layanan kepada pasien bahkan jika mereka tidak melakukan tugas khusus di stasiun layanan covid-19. Dr. Halik mengatakan: “Ketika staf medis kami mulai sadar kembali, kemampuan untuk mencegah infeksi meningkat, tingkat penularan staf medis diperkirakan akan menurun. Pertumbuhan yang berkelanjutan.”

Ini adalah nama dokter Indonesia karena paparan terhadap penyakit. 19 meninggal:

1. Profesor DR. Iwan Dwi Prahasto (GB FK UGM) 2. Profesor. Bambang Sutrisna (antarmuka pengguna GB FKM) 3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat) 4. Lalopua, M. Kes (Biro Kesehatan Kota Bandung) 5. Dokter. Hadio Ali K, Sp.S (DKI Jakarta Perdossi, IDI Jakarta Selatan) 6. Dokter. Djoko Judodjoko, Dr. Sp.B (IDI Bogor) 7. Adi Mirsa Putra, Sp. THT-KL (IDI Bekasi) 8. Dokter. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (Dr. RSJ Soeharto Herdjan, IDI Jakarta Est) 9. Dokter. Ucok Martin Sp. P (Dosen IDU Medan USU FK) 10. Dokter. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatra Selatan, IDI Prabumulih) 11. Dokter. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur) 12. Dr. Laksma (Purn). Jeanne PMR Winaktu dari SpBS di Rumah Sakit Mintohardjo. (IDI Jakarta Pusat) 13. Profesor. Nasrin Kodim, MPH (Profesor Epidemiologi FKM UI) 14. Dr. Bernadette Sp ENT meninggal di RSUP. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar) 15. Dr. Lukman Shebabakal SpOT (Selatan) meninggal di Rumah Sakit Persahabatan Rumah Sakit (IDI Jakarta Selatan) 16. Dr. Ketty dari Rumah Sakit Medistra (IDI Tangsel) 17. Dr. Heru S. dari RSPP (IDI Jakarta Selatan) meninggal dunia. Wahyu Hidayat dari SpTHT meninggal di Rumah Sakit Pelni di IDI Kabupaten Bekasi. 19. Dr. Naek L. Tobing dari SpKJ meninggal dunia. Diadakan di RSPP Jakarta (IDI Jakarta Selatan). 20. Dr. Karnely Herlena meninggal di Rumah Sakit Fatmawati (IDI Depok). 21. Dr. Soekotjo Soerodiwirio SpRad (Dosen FK Unpad di Bandung) 22. Dr. Sudadi, MKK, SpOK (Dosen FK UI, IDI Center di Jakarta Pusat 23. Dr. H. Hasan Zain (Profesor IDI Banjarmasin) 24. Dr. Mikhael Robert Marampe (IDI Kabupaten Bekasi) 25. Dr. Berkatnu Indrawan Janguk (IDI Surabaya) 26. Dr. Irsan Nofi Hardi Nara Lubis (IDI Medan) 27. Dr. Boedhi Harsono (IDI Surabaya) 28. Dr. Soeharno (IDI Kediri) 29. Dr. Amir Hakim Siregar SpOG (IDI Batam) 30. Ignatius Tjahjadi SpPD (IDI Surabaya) –

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live