Kementerian Agama menggunakan dana BOS dan BOP untuk mencegah Covid-19

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Agama mengesahkan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Raudlatul Athfal (RA) dan Bantuan Pendidikan Operasional (RA) untuk mencegah penyebaran coronavirus (Covid-19). Madrasah A Umar, kursus, fasilitas, institusi dan direktur siswa (KSKK) membenarkan hal ini.

Menurut Umar, partainya mengirim surat edaran ke kantor provinsi dari berbagai provinsi agama di Indonesia. Pemberitahuan tersebut mengatur penggunaan dana RA BOP dan Madrasah BOS dalam upaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di RA dan Madrasas.

Umar menjelaskan di Jakarta pada hari Jumat: “Peraturan tenggara memperbolehkan pembelian atau penyewaan fasilitas / peralatan / peralatan, atau melakukan kegiatan yang diperlukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.” (27/3/2020) .- — Pembelian resmi termasuk: pembersih tangan, agen antistatik, masker, dan tindakan lain yang membantu mencegah Covid-19. Selain itu, dana BOS Madrasah dan BOP RA juga dapat digunakan untuk membeli bahan kimia lain yang dapat mencegah Covid-19.

“Dapat juga membayar biaya transportasi dan gaji petugas kesehatan / pekerja lain yang mampu melakukan kegiatan pencegahan. Covid-19,” jelas Umar.

“Atau, sediakan dana untuk disewakan untuk melengkapi peralatan yang mendukung pencegahan aktivitas covid-19, dan mendanai aktivitas lain yang dapat mendukung pencegahan Covid-19 di AR dan madrasah,” katanya. -Umar mengatakan bahwa dana BOS Madrasah dan BOP RA juga dapat digunakan untuk membeli atau menyewakan fasilitas / peralatan / bahan yang dibutuhkan untuk mendukung proses pengajaran di Madrasah dan rumah. Gunakan modem tetap atau paket perangkat lunak Internet lainnya yang mendukung pendidikan jarak jauh untuk mengalokasikan kuota Internet untuk RA dan madrasah – termasuk membeli atau menyewa modem seluler (termasuk kuota internet) dalam bentuk Modem USB sebagai Modem USB atau menyediakan data untuk guru Paket mengkonfigurasi modem dan paket data Internet sesuai kebutuhan.

“Untuk siswa yang tidak dapat memenuhi kebutuhan mereka, mereka juga dapat membeli / menyewakan modem seluler (termasuk paket data Internet) dalam bentuk modem USB,” jelas Umar. Laptop atau komputer pribadi (PC) juga terbatas pada persyaratan server pelatihan online yang diterapkan oleh madrasah, “lanjutnya. -Umar menambahkan implementasi kegiatan lain yang dapat mendukung upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan. Dia menyimpulkan : “Surat edaran ini dirilis hari ini pada tanggal 27 Maret 2020 dan segera dikirim ke Kantor Provinsi Departemen Agama untuk dibagikan kepada para pemimpin PR dan Madrasas. “

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live