Tingkat kejahatan telah menurun sejak PSBB, dan Polda Metro Jaya sekarang jarang menerima laporan pencopet dari warga

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kepala Kepolisian Pol Heru Novianto dari Pusat Metropolitan di Jakarta mengatakan bahwa sejak diperkenalkannya pemberantasan sosial skala besar (PSBB) karena pandemi virus korona, tingkat kejahatan di daerah tersebut telah menurun secara signifikan. Polda Metro Jaya biasanya menerima laporan pencopetan di pasar tanah hampir setiap hari di pasar Abang dan Senen.

Baca: Polisi mengungkapkan bahwa 71 kg metamfetamin diangkut melalui ekspedisi logistik.

Sekarang, mereka jarang menerima laporan.

“Jika saya katakan, dibandingkan dengan sebelum PSBB, kami telah melaporkan setiap hari bahwa ada pencopet di dekat Tanah Abang di Senen. Tidak ada hal seperti itu sekarang,” Heru Kami memberi tahu wartawan, Rabu (20/5/2020). Tujuan mematuhi secara aktif aturan PSBB di rumah bukan untuk menargetkan para penjahat.

Baca: Komite Jaksa Penuntut: Tidak ada kesimpulan bahwa aliran dana dari KONI memberikan ke kantor mantan Jaksa Agung – “karena dia mengatakan:” Mungkin sepertinya tidak ada pencopet, karena masyarakat tampaknya secara aktif mematuhi PSBB. “Atas dasar ini, Heru memperkirakan bahwa selama periode PSB B, tingkat kejahatan dalam yurisdiksinya menurun sebesar 40%.

” Rata-rata kriminal selama periode PSBB telah menurun. “Sejak PSBB, sudah turun sekitar 30% hingga 40%,” pungkasnya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live