Perlambatan pertumbuhan, Bamsoet menyarankan pemerintah untuk merumuskan strategi kebijakan ekonomi

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama, hanya mencapai 2,97%.

Angka ini lebih rendah dari 5,07% pada periode yang sama tahun lalu – Untuk alasan ini, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pemerintah untuk merumuskan strategi kebijakan ekonomi. Identifikasi kebijakan ekonomi jangka pendek dan menengah karena belum diketahui kapan pandemi Covid-19 akan berakhir, yang akan mengarah pada ketidakpastian dalam situasi ekonomi dan sosial dunia, “kata Bamsoet dalam sebuah pernyataan. Rabu (6/5/2020)

Karena situasi yang diperkirakan akan memburuk, Bamsoet mengharuskan pemerintah untuk memantau kinerja impor dan ekspor.

Karena kinerja impor dan ekspor telah menjadi bagian dari produk domestik bruto (PDB).

Selain itu, Bamsoet telah meminta kepada Bank Indonesia ( BI) Menjaga suku bunga dan inflasi. “” Pemerintah didorong untuk terus memantau kinerja impor dan ekspor sebagai bagian dari PDB agar tidak memperburuk situasi ekonomi Indonesia saat ini, “kata Ketua Kongres Nasional Indonesia pada 2014-2019. Ini .

Baca: Tersembunyi di balik barang yang diangkut oleh truk logistik, yang kembali ini ditemukan ketika meninggalkan stasiun tol Kopo- “Dorong pemerintah dan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga dan inflasi karena ini adalah miliknya Menambahkan salah satu manifestasi spesifik dari pemulihan ekonomi.

Juga mengharuskan pemerintah untuk berkonsentrasi pada pengurangan kematian yang disebabkan oleh covid-19. Menstimulasi kesejahteraan departemen bantuan kesehatan dan sosial atau masyarakat yang terkena dampak.

“Mendorong pemerintah untuk Ini dimaksudkan untuk digunakan untuk transfer anggaran dari program lain yang sekarang menjadi kurang mendesak, untuk membantu mengatasi vid-19, “Bamsoet menyimpulkan.

Seperti yang kita semua tahu, Biro Pusat Statistik menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2020 Angka ini hanya 2,97% lebih rendah dari perkiraan Menteri Keuangan Sri Mulyani.-Ramalan Sri Mulyani mengatakan ekonomi Indonesia akan tumbuh dari 4,5% menjadi 4,7% pada kuartal pertama 2020 Itu juga gagal tercapai.

“Jika dibandingkan dengan kuartal pertama 2019, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2020 adalah 2,97%. “Suhariyanto, kepala BPS, mengatakan dalam panggilan konferensi, Selasa (5/5/2020) di Jakarta.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live