Petunjuk dokter menyoroti kurangnya operasi Covid-19 di Surabaya

TRIBUNNEWS.COM – Utas dokter atau utas yang menyoroti kekurangan kota Surabaya dalam perang melawan Coronavirus 2019 (Covid-19), dan tiba-tiba menyebabkan diskusi masyarakat.

Berdasarkan penelitian Tribunnews, utas tersebut dibuat oleh Twitter Akun .

Ini memulai utas dengan kalimat, “Baiklah, mari kita mulai … tentang berurusan dengan UTAS kumuh COVID-19 di Surabaya.” .

Adapun informasi yang terdapat dalam utas diskusi Beberapa dari mereka tidak menyebutkan sumbernya. Namun, itu menjamin bahwa data itu benar.

Kemudian dia menunjukkan status rumah sakit rujukan Covid-19 di Surabaya.

Dia menjelaskan bahwa kondisi di 15 rumah sakit rujukan berbeda.

“Ada yang dilengkapi dengan ventilator, ada yang tidak. Ada yang disiapkan untuk unit perawatan intensif COVID-19, ada juga yang tidak. Ada ruang knalpot, dan ada yang menggunakan kaca depan.” – “Oke, monyet2” Jika ia menulis: “Jika Anda pergi ke rumah sakit tanpa ventilator, ya, jika Anda tidak berdaya, maka.”

Baca: Walikota Surabaya sering berbicara tentang pasien positif Covid-19

Baca: Warga yang Positif untuk Covid-19 di Surabaya adalah tanggapan Risma-pada saat yang sama, bantuan dari Pemerintah Kota Surabaya didasarkan pada pengetahuannya dan hanya diberikan dalam bentuk ventilator di Rumah Sakit Husada Utama.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live