Situasi ekonomi Jusuf Kalla selama pandemi Covid-19: akibatnya adalah bahwa akar penyebab masalah harus diselesaikan

TRIBUNNEWS.COM-Pandemi virus korona di Indonesia (Covid-19) dianggap sebagai masalah baru di bidang ekonomi.

Presiden Jokowi meminta kepala daerah untuk mengelola virus korona di Indonesia, dengan mempertimbangkan dampak ekonomi di sana.

Presiden Jokovy telah mengeluarkan serangkaian kebijakan untuk merangsang ekonomi guna mengurangi dampak pandemi Covid-19.

Pemerintah juga telah mengadopsi opsi ini. Pembatasan sosial skala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran coronavirus. .

Dengan opsi ini, bahkan dalam keadaan saat ini, Jokowi masih berharap untuk melanjutkan kegiatan ekonomi di maysrakat.

Namun, dia harus menjaga jarak yang aman dari jarak yang sebenarnya. — “Kami” kami ingin mempertahankan kegiatan ekonomi di sana, tetapi orang-orang kami harus menjaga jarak yang aman, jarak sosial, jarak fisik adalah yang paling penting, “kata Chokovy Granland, Rabu (1/4/2020) Kata rumah sakit darurat.

Baca: Corona Global Update Kamis, 2 April pukul 12.00 WIB: 297 kasus baru di Amerika Serikat

Baca: Proyek pemulihan ekonomi Indonesia dalam pandemi Corona adalah media asing Selebriti

Baca: Jokowi lebih suka pembatasan sosial berskala besar, dan ia punya alasan untuk tidak menghalangi pernyataan tersebut. Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa itu harus diselesaikan dengan mencari akar penyebab masalah. Masalah ekonomi selama pandemi-Menurut JK, akar penyebab krisis ekonomi ini adalah penyebaran virus corona itu sendiri.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live