Doni Monardo mengumumkan rencana untuk film dan serial bertema Covid-19 pada pertemuan dengan DPR

Reporter Tribunnews.com, Chaerul Umam melaporkan – Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Industri film Indonesia juga merasakan dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 selama hampir tiga bulan. Saat ini, “kehidupan manusia normal”.

Tidak ada perusahaan produksi film yang melanjutkan kegiatannya.

Ini diminta oleh Komite X. DPR PDIP Rano Karno bertanggung jawab untuk mengelola koordinasi percepatan ke-19 dalam PDR virtual yang dilakukan dengan kelompok kerja nasional, Rabu (17 Juni 2020).

Baca: Menteri Dalam Negeri: 99% dari data Indonesia Kecuali untuk daerah-daerah tertentu di Pegunungan Papua, Dukcapil memiliki catatan penduduk. Rano berkata: “Sudah hampir empat bulan bagi artis, artis, staf, pembuat film, dan sinetron saya,” kata Rano.

Salah satu permintaan yang dia buat kepada ketua tim nasional Doni (Monardo) terkait erat dengan pengejaran industri film nasional.

Baca: Virus Rp1.000 koin di media sosial. Gambar minyak kelapa sawit yang diambil oleh kolektor dengan harga satu juta dolar: Saya menjual 1500 Rupiah.

Termasuk perjanjian bahwa kesehatan dapat diterapkan dalam proses pembuatan film .

Doni Monardo menyapanya. -Dia mengungkapkan bahwa pemerintah siap untuk mempromosikan pengembangan industri film dan membuat industri film berdiri kembali. Roda ekonomi.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live