Ridwan Kamil, Jawa Barat, masalah karantina daerah: penutupan RT / RW adalah yang terbesar di wilayah tersebut

TRIBUNNEWS.COM-Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) mengumumkan bahwa ia tidak akan mengizinkan pemisahan daerah di kota atau daerah administratifnya. Dan harus disetujui oleh Presiden.

Namun, jika karantina wilayah tertutup atau daerah terbatas pada ruang lingkup RT / RW atau kelurahan, selalu diperbolehkan. Emile berkata: “Presiden menyetujui karantina beberapa area karantina skala besar. Oleh karena itu, RT ditutup, RW ditutup, dan RT ditutup hingga partisi.” Dia berkata: “Namun, jika karantina di daerah itu Berakhir di tingkat Kabupaten atau kota-kota provinsi, itu hanya dapat disetujui oleh Presiden. “Emil (Emil) dalam pidatonya di Klub Pengacara Indonesia, Selasa (31/3/2020).

Baca: Jokowi merilis 450 VA listrik selama 3 bulan, Polandia Zloty: Kami siap menerapkan kebijakan pemerintah- -Baca: Gaji dan pegawai negeri sipil Ridwan Kamil Pe mprov Jabar telah berkurang 4 bulan, sama dan proporsional Perhitungan

Baca: Corona Indonesia memiliki 1.528 pembaruan pasien aktif, hanya dua provinsi yang nol

Emil mengatakan ia bersama provinsi dan kota Jawa Barat dan menyatakan bahwa kami tidak akan mengizinkan Anda untuk menutup Kabupaten / Kota tingkat. Dia berkata: “Kami tidak diizinkan untuk menutup di dalam kota, kecuali di tingkat kabupaten.” Emir mengatakan bahwa di Jawa Barat, beberapa pekerjaan karantina harus menunggu sampai kabupaten tersebut diterapkan di wilayah tersebut. Mulai 1 April 2020, itu akan menjadi kabupaten Kabupaten Sukabumi.

Ini didasarkan pada banyak kesimpulan positif dari tes Rapid Covid-19 yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Dengan mengambil tindakan karantina, Emile juga menyatakan bahwa kondisi tertentu harus dipenuhi.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live