Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia tidak dapat menentukan jumlah kasus impor Covid-19 ke Indonesia

Reporter Tribunnews Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kementerian Luar Negeri) tidak dapat mengkonfirmasi jumlah total 19 kasus coronavirus atau impor Covid di Indonesia.

Kementerian Luar Negeri memastikan bahwa pekerja migran Indonesia yang kembali ke Indonesia telah melewati protokol sanitasi.

Judha Nugraha, Direktur Biro Perlindungan Warga Indonesia mengatakan bahwa Departemen Kesehatan baru saja mengeluarkan surat edaran (SE) baru tentang perjanjian kesehatan bagi warga negara Indonesia dari luar negeri. Bacaan: Bamsoet: Pentingnya peningkatan sumber daya manusia di laboratorium Covid-19 – sesuai kesepakatan, semua warga negara Indonesia yang baru tiba di negara itu akan menjalani pemeriksaan kesehatan dalam bentuk pemeriksaan cepat.

“Yah, hasilnya pasti bahwa Departemen Kesehatan memiliki rincian,” kata Judha pada konferensi pers, Rabu (13/5/2020).

Judha mengatakan bahwa kluster PMI yang paling dikembalikan berasal dari ABK Indonesia yang bekerja di kapal pesiar.

Baca: Pengantar pekerjaan di Aceh, yang diakui oleh germo, mereka menyiapkan mamah muda untuk 5 pria bertopeng

Hari ini, cobalah membantunya Jumlah orang yang kembali ke rumah mencapai 15.386. Dia berkata: “Kami dapat membantunya dengan 15.386 orang.” Judha mengatakan bahwa partainya telah mengambil beberapa langkah untuk mencegah impor Covid-19 ke Indonesia.

Baca: Peringatan dini dikeluarkan hingga BMKG meminta kawasan untuk berhati-hati menerima dampaknya hingga 15 Mei 2020!

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live