Hikmah Covid-19, 467 Layanan Dukcapil tersedia online

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Layanan Manajemen Kependudukan dan Kewarganegaraan (Dukcapil) secara bertahap beralih untuk memerangi penyebaran coronavirus (Covid-19), yang telah menjadi isu terbaru. – Sebanyak 467 kabupaten / kota Dukcapil Dinas telah menerapkan layanan manajemen populasi online (Adminduk).

Layanan ini dapat dieksekusi melalui aplikasi yang dapat diunduh melalui Playstore, situs web Web, dan layanan melalui Whatsapp dan SMS. Zukan Arief Fakhrullah, manajer umum Dukcapil, mengatakan bahwa area yang belum menerapkan sistem online harus mematuhi perjanjian sanitasi yang telah ditetapkan. Zudan mengatakan dalam sebuah pernyataan Jumat (17/4/2020) oleh Menteri Dalam Negeri Jakarta, Puspen.

Dikatakan bahwa penerapan sistem online ini sesuai dengan pemikiran Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Ukcapil harus terus berinovasi untuk memutus rantai birokrasi.

Melalui layanan online ini, itu juga harus menghancurkan broker dan pemerasan untuk mencegah korupsi.

Baca: Pembaruan Corona pada hari Jumat di Indonesia (17 April 2020): Sebanyak 5.923 kasus positif, angka kesembuhan telah meningkat – Mengenai peningkatan kualitas layanan publik, terutama layanan Adminduk, Zudan telah menyediakan semua yang belum menyediakan secara online Layanan Dukcapil Kadis wilayah / kota melakukan aplikasi penyelidikan untuk mengembangkannya segera.

Karena aplikasi, general manager Dukcapil berharap untuk mendapatkan sesuatu selain inovasi dan terobosan layanan di bidang Adminduk, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memahami kemajuan penyelesaian file populasi. e dukungan.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live