Arief Poyuono menyerukan kepada pemerintah, pengusaha dan pekerja untuk bersatu untuk mempromosikan ekonomi

Arief Poyuono, Ketua TRBUNNEWS.COM-BUMN Federasi Serikat Buruh Bersatu (FSP) di Jakarta, berbicara tentang 1 Mei 2020, ketika banyak pekerja dipecat.

Menurutnya, untuk menyelesaikan masalah saat ini, pemerintah, pengusaha dan pekerja harus bersatu.

Baca: Kepala Polisi, Xindu Jaya: Kasus narkotika meningkat 120% dibandingkan dengan kasus sebelumnya Arif mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Solusinya adalah bahwa pemerintah, pengusaha dan pekerja bersatu untuk merevitalisasi ekonomi dan menciptakan kembali seperti biasa Peluang kerja. “Jumat (1/5/2020), di Tribunnews.com.

Arief percaya bahwa pemerintah harus dapat memberikan beberapa insentif kepada perusahaan yang terkena dampak Covid-19 dan harus memecat karyawannya. –Baca: Pemerintah mendesak para korban PHK untuk memberikan bantuan tunai dan bantuan kredit untuk mencegah mereka kembali ke Cina – ia mengatakan bahwa ini dapat dicapai dengan menghilangkan PPH dan menurunkan nilai pajak tambahan pekerja dan bisnis.

Baca: Ayah El Medical dan ayahnya meninggal, tes pertama negatif

mereka dapat membantu keuangan perusahaan, membuat produk lebih murah dan kompetitif. Dia berkata: “Sebagai organisasi serikat pekerja, kami Saya senang bahwa perusahaan masih memberhentikan staf dan belum membayar semua upah. “Penyelamatan.

Namun, wakil ketua Partai Gerindra percaya bahwa masalah ini harus dikontrol dan dipantau dengan baik untuk menghindari penyalahgunaan oleh majikan.

“Ya, ini adalah pemecatan BLBI. Para pekerja yang dipecat dapat memulai bisnis dengan dana kompensasi PHK mereka,” jelas Arief.

Baca: Anies Baswedan: 20 juta topeng kain dibagikan kepada 20 juta penduduk Jakarta

“Selain itu, pemerintah harus mempercepat pekerjaan segera.” Rencana kartu kerja sedang berlangsung sehingga dapat membantu tenaga kerja baru Dan wirausaha yang memberhentikan pekerja.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live