Doni Monardo, ketua kelompok kerja Covid-19: Epidemi Corona belum berakhir, kami tidak lalai

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Letnan Jenderal Nasional ke-19 TNI Doni Monado, Ketua Kelompok Kerja Penanganan Susu Nasional, meminta masyarakat untuk tidak mengabaikan pandemi Covid-19. Menurutnya, penyebaran virus korona masih berlangsung, sehingga masyarakat tidak perlu merasa rileks dengan prosedur kesehatan.

“Epidemi Covid belum berakhir, kita tidak boleh tergesa-gesa. Kita tidak boleh malas,” Letnan Jenderal Doni Monado mengadakan pertemuan koordinasi komunikasi publik pada Selasa (19/5/2020) melalui konferensi video Zoom Dikatakan pada. Pukul 20.30 WIB .—————————————————————- Organisasi Sosial Besar (PSBB) -Reading: Gubernur Jawa Barat memberikan lampu hijau untuk sepak bola yang diselenggarakan berdasarkan Perjanjian Kondisi Kesehatan-Mengkoordinasikan pertemuan untuk membahas penguatan kebijakan kontrol pemerintah dan komunikasi sosial Covid-19 Idul Fitri dari Menteri Informasi (Menkominfo) dan kepala strategi komunikasi Covid Management Working Group sebelumnya. 19. Pada pertemuan tersebut adalah Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plate, Wakil Ketua GTPPC19 Nasional, Asisten Kementerian Kelautan dan Investasi yang membidangi infrastruktur dan koordinasi transportasi – kemudian koordinator. Asisten Koordinator dan anggota bidang GTPPC19 nasional; Kepala Sekretariat Istana Presiden Republik Indonesia, Asisten Wakil Perdana Menteri / Pengawas Pusat / Kepala Kantor Hubungan Masyarakat Kementerian, TNI / Polri, anggota Bakohumas. Diundang oleh editor media massa besar.

Doni terus mengatakan bahwa jumlah dokter di Indonesia kurang dari 200.000 dan populasi sekitar 260 juta.

Karena itu, tidak ada cukup dokter di Indonesia. “Doni berkata:” Jumlah dokter kurang dari 200.000, dan seorang dokter mengelola lebih dari 1.300 warga. “

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live