HIMPIM mengundang orang untuk mengikuti kiat pemerintah tentang alienasi sosial

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Jumlah pasien positif yang terinfeksi virus corona di Indonesia meningkat dari hari ke hari, yang mengkhawatirkan Mutiara Nur Adinda, Presiden Asosiasi Pemuda Senior Indonesia (HIMPIM).

Mutiara juga mendukung keputusan pemerintah untuk mencapai isolasi sosial dengan menutup sekolah dan mengganti sekolah dengan sistem e-learning.

Dia meminta masyarakat untuk mematuhi dan mengikuti instruksi pemerintah, karena ini untuk memperlambat penyebaran epidemi coronavirus.

“Kami juga mengundang masyarakat untuk mengikuti kebijakan pemerintah untuk menerapkan karantina regional sesuai dengan UU No. 6 tahun 2018 tentang karantina. Virus Corona atau Covid-19 menyebar dengan cepat. Kita harus tetap sehat dan tinggal di rumah,” Muti Yala mengatakan dalam siaran pers pada 24 Maret 2020.

Baca: Kronologi pilot Lion Air yang meninggal karena gejala seperti korona satu minggu setelah kembali dari Malaysia

Pada saat yang sama, Sekretaris Jenderal HIMPIM Dienis Haning Safitri mendesak masyarakat untuk tidak panik, tetapi jika ia Jika Anda berpikir Anda aktif, Anda akan terus memiliki gejala Covid-19. Menurut Dienis, orang harus segera menghubungi layanan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah dan melakukan tes korona cepat.

Dininis sendiri telah meminta pemerintah untuk meningkatkan fasilitas dan petugas kesehatan terkait dengan pengobatan virus korona, dan untuk menghilangkan biaya medis dan biaya pengujian sampel untuk orang-orang yang terpapar korona.

Baca: Laporan residen, dua warga negara asing Vietnam langsung pergi ke status ODP Malugu Covid-19

“Bagi mereka yang memiliki tiga hari batuk, flu, sesak napas dan gejala demam, pemeriksaan cepat penting dilakukan Ini harus segera diperiksa. Jika positif, pasien harus mau dikarantina di rumah sakit, “kata Dinis.

Sebagai tindakan pencegahan, Denis dan HIMPIM berencana untuk menyemprotkan disinfektan dan mendistribusikan masker kepada mereka yang membutuhkan.

Selain itu, mereka juga akan mengedukasi masyarakat tentang cara menyebarkan dan mencegah penyebaran coronavirus, salah satunya adalah mencuci tangan selama 20 detik. Dienis berkata: “Misalnya, Cibinong, Tangerang, dll.”

“Setiap kali kontak dengan orang lain atau mengambil benda-benda yang biasanya diambil, sangat penting untuk mencuci tangan. Banyak orang menyimpulkan bahwa karena bakteri yang menempel di tangan mereka Ini dapat menyebabkan infeksi, terutama kebiasaan kita, dan seringkali menyentuh wajah.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live