Dokter Terorganisir Professional meminta data kasus Covid-19 Pemerintah Transparan

JAKARTA – JAKARTA – Beberapa dokter profesional mengatur persyaratan transparan untuk data transparan pemerintah tentang kasus CVIV-19 di Indonesia.

— Asosiasi Dokter Anak Indonesia (IDAI) Secubet Bhakti Putlunggan Dr. Putlungan Kasus Corona Nasional dapat melebihi data yang diusulkan oleh pemerintah. – Ini didasarkan pada Indonesia yang kekurangan seluruh laboratorium periksa genom (WGS).

— “Kurang di wilayah ini, karena kita ada di mana-mana. Masalahnya bukan semua kasus, atau ada sistem pengambilan sampel. Atau setiap rumah sakit menginstruksikan WG konvensional. Seharusnya memiliki data dan tata kelola yang transparan,” Jumat (18/18/2021) Konferensi Pers Virtual mengatakan pada konferensi pers virtual. – – – Membaca: Kasus Covid-19 Soar, Presiden, Jokowi harus menggunakan topeng, tes FaceShield & PCR – ia mengatakan bahwa dalam pengenalan Covid -19 Kasus menyimpulkan data, mereka transparan yang tidak menguntungkan dalam transparansi. – Tapi itu di Ind. ONEIA sendiri, laboratorium uji varian baru selalu sangat terbatas.

– Dengan aman mewawancarai pemerintah untuk segera meningkatkan laboratorium ujian untuk mengendalikan penyebaran varian baru dari virus korona. – — “Laboratorium WGS kami tidak Lebih dari 10 tahun, tidak semua provinsi. Kami suka berjalan dalam gelap atau di mata, “katanya .

– – Pada saat yang sama – Presiden Kelompok Kerja (PDPI) Erina (PDPI) Erina Burhan menambahkan bahwa hambatan lain yang diuji laboratorium L tidak membentuk sumber daya manusia yang tahan pelatihan (SDM). – Ini membutuhkan alat canggih, sumber daya manusia yang terlatih dan reagen yang sangat mahal, “katanya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live