Dinas PPPA melaporkan 170 warga Panti Asuhan YBL Pantai Malang dinyatakan positif Covid-19

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Anak (Kemen PPPA) menanggapi laporan 170 warga Panti Asuhan Yayasan Bakti Luhur (YBL) Kota Malang yang dinyatakan positif Covid-19 pada Jumat (3/5 /). 2021). — Nahar mengatakan melalui pendamping khusus agen perlindungan anak, dinas PPPA juga akan memantau perubahan ratusan penghuni panti asuhan tersebut.

Dinas PPPA juga akan memastikan bahwa hak dan kebutuhan khusus anak selalu dihormati di Panti Asuhan YBL.

“Sebagai anak berkebutuhan khusus tentu memiliki kebutuhan khusus dan perlakuan khusus. Nahar mengatakan dalam keterangannya, Jumat (5/3/2021), isolasi mandiri yang telah dicapai adalah menerima bantuan, namun tetap sanitasi. kesepakatan tersebut diterapkan dan berada di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Kota Malang.Selain itu tindakan cepat dari Pemerintah Kota Malang dalam hal ini adalah mengunjungi langsung Walikota Malang di panti asuhan tersebut.

Dinas PPPA juga demikian meminta pihak terkait pemerintah membenarkan dan mengkoordinasikan upaya dengan panti asuhan YBL Malang untuk melindungi dan mewujudkan hak-hak anak. Ada penyandang disabilitas di panti asuhan tersebut.

“Dinkes Kota Malang juga memastikannya meski berada di Panti Asuhan, Penghuni Panti Asuhan akan senantiasa mendapatkan makanan dan gizi yang baik, serta akan terus memantau dan mengawasi. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa dia mengawasi setiap hari. — Nahar menambahkan, saat ini, 80 anak penyandang disabilitas dan pendampingnya juga terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri di panti tersebut. -Setelah mendapatkan sampel antigen positif dari 527 penghuni panti asuhan, dari seluruh penghuni panti asuhan-sebanyak 178 orang dinyatakan positif, termasuk 98 pengasuh dan 80 anak cacat. Pelayanan terbaik terkait dengan perlindungan khusus yang diperlukan dan untuk memastikan bahwa anak-anak selalu puas dan memperhatikan kebutuhan khusus mereka, terutama untuk memastikan bahwa anak-anak dengan penyakit penyerta menerima bantuan segera, “lindungi asisten dan manajer panti asuhan, Mereka tidak terinfeksi. Cegah. Pembentukan kelompok baru dan mengupayakan data yang diklasifikasikan berdasarkan kategori usia anak rpapar Covid-19 Upaya pemerintah daerah dan pihak terkait dapat menjadi contoh cara menangani anak berkebutuhan khusus di daerah lain. 19 (anak asimtomatik) di antara anak-anak cacat di rumah anak-anak dengan status non-ATG.

Termasuk anak-anak yang diawasi (ADP), PaDP (pasien anak-anak yang diawasi) dan Covid-19 yang dikonfirmasi terdiri dari Departemen PPPA, Covid-19 Kelompok Kerja dan Organisasi Penyandang Disabilitas.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live