Kementerian Sosial akan fokus pada vaksinasi dengan mengutamakan Bansos PKH dan BST

Reporter Jakarta Tribunnews.com Srihandriatmo Malau melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Program bantuan sosial (bansos) pada 2021 tidak akan sebesar tahun ini.

Pemerintah akan lebih memperhatikan rencana vaksinasi Covid-19 dan secara bertahap membutuhkan anggaran yang besar.

Menteri Sosial Juliari Batubara (Juliari Batubara) menyiarkan dalam pidato Indonesia: Efek bergulir bansos langsung di kanal YouTube media Indonesia, Kamis (15/10/2020) .- — Baca juga: Tanpa Covid- 19, isu terkait tsunami telah mengurangi omzet pedagang Pelabuhanratu sebesar 25% – “Rencana keuntungan tahun depan tidak sebesar tahun ini,” kata Juliari Batubara.

“Program imunisasi ini juga sangat besar dan membutuhkan anggaran triliunan rupiah. Akan memakan bantuan sosial dari Kemensos dan ide ini akan berkurang,” jelas pimpinan politik PDI itu. Perjuangan ini. -Tapi Juliari Batubara (Juliari Batubara) mengatakan bahwa bansos rutin berupa Program Keluarga Harapan (PKH) yang akan tetap beroperasi normal pada tahun 2021.

Baca juga: Disiplin 3M adalah kunci untuk memecahkan kesulitan Penyebaran Covid-19-Kementerian Sosial bertujuan untuk memberikan manfaat bagi 10 juta keluarga.

“Agar program PKH tetap berjalan normal,” jelasnya. -Kemudian dia mengatakan bahwa anggaran yang ada juga digunakan untuk rencana manfaat tunai (BST) enam bulan.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live