Selama periode PSBB, penduduk ibukota masih bisa menikah, yang merupakan syarat

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Jakarta DKI menerapkan pembatasan sosial skala besar (PSBB) dimulai pada Jumat (4/10/2020) pukul 00.00 UTC.

Gubernur mengumumkan implementasi PSBB di Jakarta pada Kamis (9/4/2020) malam dan mengumumkan Anies Baswedan dari Kota DKI Jakarta pada konferensi pers.

Anies Baswedan juga merilis peraturan yang mengatur PSBB oleh Gubernur Jakarta. Pada akhir 2020, Pergub memuat 28 artikel yang mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan di Jakarta, apakah itu ekonomi, sosial, budaya, agama atau pendidikan, “kata Anies, mengutip siaran langsung KompasTV.

Baca : Selama penerapan PSBB di Jakarta, sepeda motor bisa menjadi Wara-Wiri, tetapi hanya digunakan untuk mencapai dua hal.

Baca: Serangkaian aturan untuk PSBB di Jakarta mulai pukul 00.00 WIB: Dapat mengumpulkan 5 orang untuk melarang Fasum, dekat- — Ada beberapa poin ketika menerapkan PSBB di Jakarta, salah satunya adalah melarang warga mengumpulkan lebih dari lima orang.

PSBB sendiri telah menyelesaikan tugasnya untuk mencegah kemungkinan penyebaran coronavirus atau Covid-19. — -Dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta 2020, No. 33 tentang implementasi PSBB di Jakarta, berada di peringkat kelima di bagian ini.Ada beberapa poin tentang pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas publik.

Poin pertama adalah bahwa di PSBB Selama periode ini, warga dilarang melakukan kegiatan dengan lebih dari lima orang di tempat atau fasilitas umum. — Bacaan: PSBB diundangkan di Jakarta dan telah diizinkan untuk membeli makanan dan minuman untuk dibawa pulang

Bacaan: PSBB akan diadopsi besok, Anies Baswedan : Kenakan masker saat meninggalkan rumah

Selain itu, peraturan ini juga menyediakan penutupan sementara fasilitas publik untuk kegiatan warga selama PSBB.

Jika kegiatan jalan-jalan komunitas adalah untuk kehidupan sehari-hari Kebutuhan dan / atau kebutuhan tidak termasuk.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live