Pada Mei 2020, bantuan pemerintah baru untuk bahan makanan mencapai 17,5 juta

Reporter Tribunnews.com Reza Deni melaporkan-Tribunnews.com, Jakarta – Pemerintah telah mendaftarkan hingga 17,5 juta keluarga (KPM) yang mendapatkan manfaat dari makanan pokok hingga Mei 2020. – Diketahui bahwa angka-angka ini belum mencapai target total 20 juta penerima KPM.

Baca: Setelah periode yang sulit Covid-19, ASDP mengurangi modal investasi menjadi Rs 900 crore

“Di pasar bahan pangan saat ini, meningkatkan data dari 15,2 juta menjadi 20 juta adalah sebuah tantangan. “Menteri anggaran Askolani ada di siaran YouTube BNPB pada hari Jumat (15 Mei 2020). Askolani mengatakan bahwa anggaran makanan melebihi 10 triliun rupee. Dia mengatakan: “Pada 13 Mei, anggaran hingga 14,45 miliar rupee telah dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan sembilan kebutuhan dasar.” Askrani menambahkan bahwa partainya terus mempercepat pencarian data dengan mereka yang terkena dampak . Terbatas. Kelompok Bantuan Sosial Skala Besar (PSBB), kami dapat segera mendistribusikan bantuan makanan dasar

“Pemerintah harus segera mencari data orang-orang yang terkena dampak PSBB untuk mendapatkan lebih banyak bantuan dari 4,8 juta keluarga sasaran sehingga mereka bisa mendapatkan bantuan ,”Dia berkata. Selain itu, pemerintah telah menambahkan bantuan tunai langsung (BLT) ke rumah tangga yang terkena dampak Covid-19.

Baca: Klaster DKI Covid-19 Tambora, DKI meminta penduduk untuk tidak meremehkan epidemi Corona- “Lalu, tidak hanya mencakup bantuan kepada masyarakat, tetapi juga memberikan bantuan tunai langsung sebesar $ 9 juta kepada pemerintah. Tentu saja, Ini BLT, suplemen, bukan bantuan perlindungan sosial yang sudah ada saat ini.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live