Saat ini, terdapat 18.412 spesimen terkait Covid-19, yang masih di bawah target minimum Jokowi

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Pokja Penanganan Covid-19 secara singkat memperkenalkan progres pemeriksaan sampel terkait Covid-19 pada Senin (9/7/2020). Jumlah spesimen yang diperiksa saat ini adalah 18.412 spesimen dari 16.412 orang.

Angka ini lebih rendah dari 27.979 spesimen Minggu lalu.

Kita tahu bahwa hasil tersebut tidak memenuhi target minimal yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. 30.000 sampel.

Sebelumnya, hasil sampel mencapai target minimal 30.261 sampel pada 29 Juli, kemudian mencapai 30.046 sampel pada 30 Juli, 7 Agustus, 8.159 sampel, dan 8 Agustus. Target minimal 30.565 sampel mencapai 33.082 spesimen pada 28 Agustus, 30.625 spesimen pada 1 September, dan 31.001 spesimen pada 2 September. , Sebanyak 37.597 sampel pada 3 September, 36.628 sampel pada 4 September, dan 30.640 sampel pada 5 September.

Baca: Ada 2.880 Kasus Baru Pada 7 September, dan Ada 196.000 Covid-19 Orang Baru-Dari Cara Ini, Sejauh Ini Dari 1.417.694 Sampel, Jumlah Sampel 2.452.164.

Periksa sampel melalui dua metode. Metode pertama adalah reaksi berantai polimerase waktu nyata (PCR). Metode kedua adalah rapid molecular testing (TCM). Sejauh ini pemerintah telah mendaftarkan 2.880 pasien yang dikonfirmasi, sehingga total kasus positif Covid-19 adalah 196989. – Angka ekstra ini diketahui turun dibandingkan dengan hari ini. Ada 3.444 kasus minggu lalu.

Data juga menunjukkan 2.077 kasus telah sembuh, dan jumlah orang yang sembuh 140.652. 105 orang .– Jumlah tersangka per hari juga tercatat 89.992, lebih banyak dari 89.701 pada Minggu lalu.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live