Mengklaim bahwa jika orang sudah mempercayai dan mengabaikan perjanjian kesehatan, kalung anti-setrum berbahaya

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian (Mentan), mengklaim produk kalung kayu putih Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dapat memberantas virus corona (Covid -19).

Terkait hal ini, anggota Pansus IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Yohanis Fransiscus Lema atau Ansy Lema mengatakan, pernyataan tersebut dapat membahayakan mereka yang sudah beriman.

Sebenarnya hanya ekstrak daun tumbuhan esensial (kayu putih) yang diuji pada tingkat sel atau jaringan (in vitro). Oleh karena itu, sepertinya terlalu dini untuk mengklaim.

“Klaim Kementerian Pertanian sebenarnya sangat berbahaya bagi mereka yang sudah mempercayainya, sehingga mengabaikan program pencegahan Covid-19,” kata Anzai, dihubungi Tribunnews.com, Senin (6/7/2020). . : Panitia Kesembilan DPR mengkritik kerah antivirus virus corona dan meminta virolog lainnya untuk memeriksanya-Ansy menjelaskan bahwa studi Balitbangtan masih dalam tahap in vitro, dan virus Covid-19 belum langsung digunakan atau diujikan pada manusia dengan Covid- 19.

Produk antivirus Balitbangtan yang terkandung dalam kalung, tongkat pendek, drag, salep, balsam, dan agen anti-lipid disebut obat terlarang.

Karena menjadi obat korona, politisi PDIP mengatakan perlu proses uji klinis yang cukup lama. Dari praklinis hingga beberapa uji klinis lainnya, departemen / institusi lain yang menjalankan fungsi utamanya harus dilibatkan.

“Untuk menemukan vaksin, harus dilakukan penelitian praklinis atau uji hewan untuk mengevaluasi keamanan produk. Kemudian dilakukan uji klinis terhadap pasien Covid-19. Bahkan Balitbangtan tidak mengikuti uji praklinis,” ujarnya.

“Menteri Pertanian mengklaim penggunaan kalung anti virus ini dapat membunuh 42% virus corona dalam 15 menit, atau 80% virus corona dalam 30 menit, namun belum terbukti efektif,” ujarnya. Mengatakan. Dia menambahkan.

Anxi juga mempertanyakan Kementerian Pertanian, yang tampaknya sangat ingin memproduksi kalung secara massal.

“Selain itu, kalung kalung anti virus corona rencananya akan diproduksi massal pada Agustus 2020. Mengapa Kementerian Pertanian terkesan begitu cepat dan bersemangat untuk memproduksi kalung ini? Selain itu, Kementerian Pertanian akan dilibatkan. Partai swasta yang diproduksi secara masal, artinya akan menghabiskan banyak anggaran dan berpotensi bahaya moral.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live