Kisah Megawati: Anggota keluarga tidak boleh keluar rumah saat pandemi, hanya untuk bertemu Jokowi

Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Presiden kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri mengakui bahwa dia dikarantina di rumah selama pandemi Covid-19. Rumah tersebut karena dia dalam usia rapuh akibat kontraksi Covid-19.

Dia hanya diperbolehkan melakukan aktivitas virtual.

Lihat juga: Megawati: Indonesia dan China bernasib sama

“Saya dikurung oleh keluarga bahkan anak-anak saya karena saya sudah tua. Makan apa dan apa yang dimakan ibu saya saja Mampu menarik diri dari webinar dan tidak bertemu orang lain. Pameran online “Bung Karno dan Buku-bukunya” disiarkan di kanal Youtube Museum Kepresidenan Indonesia Balai Kirti, Selasa (24/11/2020).

diakui oleh Megawati Bercanda dengan putranya Puan Maharani karena tidak berangkat Mei sembilan bulan sebelumnya.

Baca juga: Meminta anak muda Indonesia punya kesempatan, Megawati: Saya ingin tahu tentang penasihat asing

Presiden PDI Perjuangan mengakui Dia tidak boleh bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

“Saya sempat bercanda dengan putri saya, Bu Puan, Presiden DPR. Begini, kalau masih bisa punya anak, ibu ini sudah punya bayi dan saya ditahan sembilan bulan dan tidak boleh keluar. Hanya Presiden yang boleh bertemu, “kata Megawati. Biarkan dia dilarang pergi karena cinta mereka. -Megawati Minta Keluarganya Khawatir Dengan Tingginya Penyebaran Covid-19

Baca juga: Megawati Minta Nadiem Kompilasi Sejarah Peristiwa 1965 – Agar Tidak Bisa Keluar Rumah. Sekarang banyak orang yang senang sekali. Ada apa? Wah, ini urusan Menteri Kesehatan, kata saya. ”Kata Megawati.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live