Wakil Presiden DPRD DKI Jakarta menilai kantor tersebut tidak akan menjadi tempat penularan Covid-19

Wartawan Tribunnews.com Danang Triatmojo melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wakil Presiden DPRD DKI Jakarta Zita Anjani tak heran dengan penyebaran Covid-19 saat transisi PSBB. Ternyata tak hanya perkantoran, tapi juga tempat-tempat umum lainnya yang ramai, seperti pasar.

“Jadi, apalagi di kantor. Padahal, di tempat umum, pasar, dan tempat keramaian, masalahnya Zita mengatakan kepada wartawan, Selasa (28/7/2020), bahwa tingkat pertumbuhan Covid sangat tinggi .– –Kalaupun tinggi kita minta masyarakat tidak perlu khawatir.Memang, jumlah kasus positif di tempat umum begitu tinggi hal ini terjadi karena pemerintah daerah mengimbangi kebijakan yang longgar dengan secara aktif mengecek warganya yang diinstruksikan oleh Covid-19.- — Lebih banyak orang telah diuji, dan kemungkinan kasus lain juga dapat meningkat dari sebelumnya. 59 kantor di Jakarta terpapar Covid-19, dan 375 orang berpartisipasi aktif, meminta warga untuk waspada terhadap cluster baru- “tapi yakinlah. Seperti yang dikatakan Gubernur, jika kita tidak ingin Covid meningkat, tidak perlu dilakukan pengujian. Jadi dia dibawa pergi. Bagus sekali, “katanya.

” Yang terpenting adalah apa yang dilakukan Pemprov setelah menanggapinya dengan serius. Politisi PAN itu menambahkan.

Seperti yang kita ketahui bersama, banyak cluster baru Covid-19 muncul saat PSBB. Salah satunya di Jakarta.

Menurut data Pokja Pengolahan Covid-19, menurut perhitungan Sebanyak 375 pegawai di 59 kantor ibu kota terpapar Covid-19 yang berasal dari berbagai dinas, mulai dari dinas, kepolisian, swasta hingga Pemprov DKI.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live