Bersaudara dengan Presiden Yokowi saat merawat pasien Covid-19

TRIBUNNEWS. Jakarta, Perawat COM-RSAL Covid-19 Ramelan, Surabaya, Dr. Sifira Kristingrum memperkenalkan kondisi dirinya dan perawatan pasien terpapar corona di tempat kerja kepada Presiden Jokowi. / 2020), Fira menuturkan, dirinya ditempatkan di ruang ICU yang memiliki 16 tempat tidur dan 11 ventilator.

Menurutnya, dalam dua minggu terakhir jumlah pasien yang dirawat di ICU menurun. -Perlengkapan medis masih cukup untuk merawat pasien.

Fira bilang: “Alhamdulillah alatnya cukup, karena bulan ini ada bantuan perawatan intensif.” Bacaan: Perawat pasien Covid-19 Curhat ada di Presiden Jokowi dan pulang sebulan sekali – saat paparan perawatan Saat menangani pasien Covid-19, Suster Ferrat mengaku sering merasa takut. Menurutnya, jika penderita sesak napas dalam keadaan sadar, sebaiknya mengeluh ketakutan.

Suster Fira juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat yaitu senantiasa mengamati pemakaian topeng, cuci tangan dan jaga jarak, serta taatilah kedisiplinan.

“Tetap harus mengikuti aturan kebersihan ya ikutlah ya, karena kalau saya pulang masih banyak orang yang tidak memakai masker. Mereka selalu suka cemas pak,” kata Fira.

Sejak Mei lalu Saat menangani Covid-19, Fira mengaku baru bisa mengunjungi keluarganya setelah sebulan. Sister Ferrat berkata: “Pak, dia harus lulus usap untuk melihat keluarganya.” “Satu bulan kemudian, kami dapat memeriksa lotre. Jika tidak, kami akan pulang.”

“Terima kasih atas Perhatian dan puji Tuhan. Kemarin kami terima Pak M terima kasih. Selain itu saya juga minta saya pakai lagi untuk melanjutkan sekolah pak. ”— Setelah paham status perawat dan penanganan Covid-19 , Presiden mengucapkan terima kasih dan terimakasih. Kerja keras dan dedikasi Suster Fira serta seluruh perawat, dokter dan tenaga medis lainnya dalam mengelola dan merawat pasien yang terkena Covid-19 sangatlah penting. Presiden menyatakan, tugas memerangi Covid-19 tidaklah mudah.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh perawat, tenaga medis dan dokter, karena tidak mudah menangani Covid. 8 jam itu sangat penting dan sangat berat. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi Ibu Fira dan beliau semua dengan Kolega yang bertengkar, staf medis, dokter, dan berharap semuanya akan berhenti dengan cepat. “

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live