Kasatpol DKI Jakarta PP: Dibandingkan dengan merekrut PJLP, lebih baik memperkuat PJLP, yang dapat lebih meningkatkan ketahanan penduduk di permukiman.

Reporter Jakarta trannnews.com melaporkan bahwa Jakarta-Tribunnews.com-Kepala DKI Jakarta Satpol PP Arifin menolak usulan DPRD Jakarta untuk mempekerjakan pekerja kontrak ke alias penyedia layanan lain (PJLP) untuk membantu memantau ibukota PSBB. — Menurut Arifin, saat ini ada cukup 1.200 karyawan Satpol PP.

Baca: DPRD diharapkan memiliki arus balik, dan direkomendasikan bahwa pemerintah provinsi DKI akan mencapai tujuan dan diisolasi selama 2 minggu.

“Pada saat yang sama, kami masih menggunakan sumber daya dan potensi untuk memiliki Satpol PP,” kata Arifin dalam sebuah wawancara. Informasi kontaknya, Senin (5/5/2020). Komunitas permukiman.

Anda dapat bersosialisasi di RT / RW dan masyarakat di tingkat kelurahan untuk memposisikan diri Anda sebagai polisi layanan publik di daerah masing-masing.

Mereka mengingatkan warga lain untuk menjaga ketertiban dan disiplin ketika menerapkan kebijakan PSBB – jadi cara meningkatkan kesadaran tidak hanya melalui pasukan keamanan, tetapi juga dari lembaga pemerintah daerah. — “Dapat meningkatkan ketahanan penduduk kolonial,” katanya. Dia menjelaskan: “Ini berarti bahwa mereka juga dapat diingatkan, dikutuk dan menyebar ke warga terdekat ketika terjadi pelanggaran. Mereka dapat dikutuk atau ditingkatkan.”

Baca: Kasus menuangkan cairan kimia di Pancoran, ternyata Aktor suami korban tidak akan bercerai

DPRD DKI Jakarta Dedi Supriadi.

Partisipasi PJLP diharapkan dapat lebih mengoptimalkan pengawasan dan penegakan aturan selama PSBB.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live