Dukungan BIN dan TNI AD dapat mempercepat proses uji klinis obat Covid-19

TRIBUNNEWS, COM, Jakarta-Universitas Airlangga (Unair) telah menyelesaikan uji klinis kombinasi obat tahap ketiga atau tahap terakhir untuk Covid-19 atau Coronavirus. Uji klinis Fase III kombinasi obat Covid-19 sudah dikirim ke Badan Intelijen Negara (BIN) dan TNI (AD). .

Penyerahannya ke Markas Besar Tentara Nasional Indonesia di Jakarta Pusat pada Sabtu (2020/8/15) melalui proses yang panjang dan berliku-liku.

Baca: Perdana Menteri Angkatan Udara Perserikatan Bangsa-Bangsa menyampaikan laporan akhir uji klinis kombinasi obat Anticovid-19 kepada Panglima TNI dan Sekretaris I BIN. Nasih mengatakan uji klinis tersebut telah selesai pada Maret 2020. Mulai Januari hingga Agustus 2020 melibatkan BIN dan TNI.

“Kami mulai uji coba pada Maret lalu, dimulai dengan berbagai uji in vitro kemudian dilakukan uji dokumen, dll. Bagaimana saya tahu ini salah,” Nasih, Sabtu (15/8/2020). Kata markas besar TNI AD di Jakarta. (BPOM) membutuhkan metode uji klinis. – “Yang juga penting, sesuai dengan persyaratan BPOM, proses yang ditetapkan mengikuti petunjuk.“ Dari metode uji klinis, termasuk ketika kita menghilangkan nama obat yang diminta BPOM, ”kata Nasih. Perlu ditekankan agar untuk produksi Dan peredarannya, kita masih menunggu izin produksi dan edar dari BPOM, artinya obat hanya bisa diproduksi jika sudah mendapat izin BPOM.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live