Jokowi meminta kabinet berkonsultasi dengan Profesor Wiku sebelum mengeluarkan pernyataan terkait Covid-19

Reporter Tribunnews Taufik Ismail melaporkan-TRIBUNNEWS. Kantor Berita Jakarta – Presiden Jokowi memerintahkan anggota kabinetnya untuk mengundang atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan juru bicara Kelompok Kerja Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito untuk mengeluarkan pernyataan terkait Covid-19. Bagi Presiden, kalimat ini tidak berbeda.

“Saya menanyakan setiap pernyataan tentang Covid-19. Sebenarnya saya menanyakan nama Profesor Wiku dulu, jadi tidak semua komentar dan apa yang mereka dapatkan dari pernyataan kami berbeda.” Presiden pada hari Senin (8 Agustus 2020) Berbicara pada rapat terbatas pengelolaan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta. Baca: Pemerintah mulai 5. Memberikan bantuan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 dan membayar subsidi upah kepada BLT UMKM -Menurut Presiden, media, terutama media asing, menegaskan bahwa pemerintah mengkomunikasikan belum jelas soal isu Covid-19, sehingga mereka sering Tuliskan hal-hal buruk. Dia berkata. Situasinya tidak bagus.

Padahal, menurut Presiden, penanganan Covid-19 sudah di jalur yang benar, termasuk pencarian vaksin. vaksi .

“Negara lain tidak mencari vaksin. Kami ke sana mencari vaksin. Saya mendapat laporan dari Menteri Luar Negeri dan Menteri BUMN hingga tahun 2021 kami berjanji sekitar 290 juta (vaksin). Ini sangat besar Ya, “kata Jokovy.” Tidak ada negara lain. Kami punya 290 juta. Kedua negara ini berproduksi di sini dan juga akan berproduksi di luar. Saya pikir ini kabar baik. , Kami berharap dengan peningkatan komunikasi yang baik, kami dapat memberikan mereka pasar yang percaya diri dan dunia usaha, ”ujarnya.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live