Untuk Corona, laboratorium keliling BSL-2 anak negara tersebut siap untuk dioperasi di RS Ridwan Meuraksa

Laporan Reporter Tribunnews Fitri Wulandari-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah masih mengupayakan peran teknologi untuk memerangi virus corona (Covid-19), dan peran peneliti serta insinyur diperlukan untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat untuk mengatasi hal tersebut. Jenis pandemi. -Kementerian Riset dan Teknologi dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek / Badan Riset dan Inovasi Nasional) juga telah diberi tugas untuk memimpin inovasi tersebut. (TFRIC-19) ” dan menghubungi banyak instansi, termasuk Biro Evaluasi dan Penerapan Teknologi (BPPT). Baca: Hingga 15 Juni, Pemerintah Alokasikan Dana BLT Desa ke 65.711 Desa-TFRIC-19 kini berhasil mendemonstrasikan berbagai produk alat kesehatan dalam negeri untuk mengatasi permasalahan tersebut. Untuk… Salah satunya dengan mendirikan “Laboratorium Mobile Biosafety Level 2 (BSL-2)” yang secara aktif melakukan serangkaian uji kapas di RS Ridwan Meuraksa timur Jakarta. , Selasa (16/6) / 2020).

Kali ini, Menteri Riset dan Teknologi dan Direktur Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro Inovasi menyampaikan terima kasih atas kerja sama di berbagai bidang sehingga beberapa produk medis inovatif untuk pengobatan korona dapat dihasilkan.

Sangat lancar pokja instansi kesehatan sudah disesuaikan dengan kemampuan bidang penelitian, terakhir beberapa penelitian dan produk inovatif dilengkapi dengan bambang.Dalam komentarnya bisa kita saksikan langsung hari ini khususnya Mobile BSL-2. -Dia juga mengakui Mobile Lab BSL-2 lebih cocok untuk menangani korona di daerah selain Jawa. — Memang, secara umum dibandingkan dengan kelengkapan perangkat yang ada di ibu kota provinsi, perangkat digital seperti itu masih tergolong perangkat langka.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live