DKI Jakarta memiliki 9 kelompok rumah dan kegiatan peribadahan, dengan total 114 Covid-19 kasus

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Tim pengelola Covid-19 mengungkapkan ada cluster baru di DKI Jakarta. Kelompok ini adalah kelompok “tempat ibadah”.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Pokja Covid-19, kelompok tempat ibadah di Jakarta meliputi gereja, masjid, asrama pendeta, pesantren, dan kegiatan Tahliland.

“Ada kegiatan nyata di sini (kelompok tempat ibadah), karena suka atau tidak kita sudah memulai kegiatan. Kita temukan ada 9 kelompok di DKI Jakarta, dengan total 114 kasus,” Pakar Satgas Covid-19 Kata kelompok itu. Dewi Nur Aisyah dalam percakapan publik di Graha BNPB, Rabu (29/7/2020).

Baca: Indonesia dan Turki Kembangkan Vaksin Covid-19

Dewi mengatakan persentase angka positif pada kelompok masyarakat ini beragam. — “Ada yang positif rate 10%, 51%, sampai 74%,” kata Dewi.

Dewi mengambil tingkat positif di lingkungan pendeta sebagai contoh, mencapai persentase 51%. — Ini karena asrama itu sendiri adalah tempat orang berkumpul.

“Iya, ini asrama tempat orang-orang berkumpul sekali. Jadi harus diwaspadai,” kata Dewi. – “Oleh karena itu harus kami ingatkan. Ada bakti sosial, silaturahmi, baik arisan, arisan atau pengajian PKK, arisan tahriland, sudah pasti prosedur kesehatannya sudah dianut. Jangan lengah, karena Contoh 2. Gereja: 3 kelompok, 29 kotak per kotak 3. Asrama Pendeta: 1 kelompok, 41 kasus per kotak 4. Pondok Pesantren: 1 kelompok, 4 kasus per kotak 5 Tahrilan Kegiatan: 1 kelompok 29 contoh.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live