Presiden Jokowi menyerukan lebih banyak pengujian, pengujian, dan perawatan di delapan provinsi

Reporter Tribunnews Taufik Ismail melaporkan-TRIBUNNEWS. COM, Jakarta – Presiden Jokowi menyerukan skrining, tes dan pengobatan, dengan fokus di delapan provinsi di Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Papua. Untuk mengatasi puncak kasus Covid-19. Itu telah terjadi di banyak bidang.

“Untuk pengetesan, jumlah tes PCR harus ditambah dengan menambah jumlah laboratorium di wilayah tersebut dan kendaraan laboratorium PCR. Kami berharap tujuan ini bisa terlampaui hingga target saya mencapai 30.000,” kata Presiden, Senin (7/9). / 13/2020) mengatakan pada rapat terbatas penanganan Covid-19 di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Selain menyerukan peningkatan pelacakan kontak di delapan wilayah, presiden juga menyerukan peningkatan fasilitas perawatan kesehatan. Positif Corona: Saya Khawatir

Baca: Update Klaster Pusdikpom AD: Ada 101 pasien Covid-19 di Pusdikpom AD yang menunggu sampel kedua

“Utamanya tempat tidur, alat pelindung diri, obat-obatan, pernafasan Mesin, isolasi ka Mar, ini masih perlu tambah provinsi yang saya sebutkan.Jika ada kekurangan, Kemenkes bisa memberitahukan ke Menteri Pekerjaan Umum agar bisa segera diselesaikan. Transaksi dengan Covid-19 harus cepat selesai. Dengan begitu, pada Tidak akan ada puncak pada apa yang terjadi pada hari Kamis. Ia mengatakan: “Saya kira ada 1.681 kasus positif, dan Kamis lalu ada 2.500 kasus positif karena Secapa. “

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live