Ketentuan untuk memberikan bantuan kepada pesantren selama Covid-19

TRIBUNNEWS.COM-Pesantren dan lembaga pendidikan agama bisa membayar bantuan selama Covid-19 pada akhir Agustus 2020 atau awal September 2020.

Hal ini disampaikan Direktur Pendidikan Dini dan Pesantren (PD Pontren), Kementerian Agama (Kemenag), Varino (Waryono).

“Alhamdulillah, telah dikeluarkan SK tahap pertama untuk membantu penerima. Saat ini proses PSP dan ringkasan kontrak sudah diserahkan ke SPM.”

Menurut Setkab.go, Variano (Waryono) Dijelaskan di Jakarta, Jumat (14 Agustus 2020): “Setelah ringkasan kontrak disetujui, akan dikeluarkan perintah pembayaran kepada penerima.” Id .

“Saya harap segera, pesantren dan penerima bantuan Institusi agama Islam akan membayar sejumlah ini. ”Waryono mengatakan, Pimpinan PD Pontren selanjutnya akan menyerahkan SK dan mendata Peantren dan lembaga agama Islam untuk mendapat dukungan dari kantor daerah. Kementerian Agama Provinsi .

Baca: Pengembangan pangan berbasis pondok pesantren dapat menciptakan kemandirian ekonomi di desa

Selain itu, surat pemberitahuan akan dikirimkan ke masing-masing penerima. — Selain dokumen yang harus disiapkan selama periode pembayaran pemberitahuan.

Syarat-syarat bantuan pembayaran yang disiapkan oleh penerima adalah sebagai berikut:

1. Yang membayar bantuan wajib membawa KTP (asli dan fotocopy);

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live