Langkah yang diambil pemerintah untuk mengantisipasi gelombang kedua pandemi Covid-19

Laporan reporter Tribunnews.com Fransikus Adhiyuda-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah telah mengonfirmasi telah memberlakukan regulasi yang diharapkan bisa memicu gelombang kedua pandemi Covid-19 di Indonesia. -Selain itu, Indonesia saat ini sedang menerapkan sistem baru normal atau sistem normal baru selama pandemi. Kamis maya (18/6/2020) digunakan untuk mengukur upaya pemerintah menangani Covid-19.

“Jika ukuran indikator tiba-tiba memburuk, kita akan menghadapi situasi yang sama. Misalnya, setidaknya dalam kasus positif, kata Fadjroel, jumlah kematian meningkat, dan kemudian jumlah kematian meningkat sepenuhnya, seperti yang terjadi di Korea.- — Baca: Duduk di Kasus Konflik India-China, Sengketa Wila di Perbatasan Bagus-Fadjroel Menurut Pimpinan Presiden Jokowi, Jika Jumlah Kasus Positif Covid-19 Meningkat Lagi dan Jumlah Kematian Meningkat , Anda dapat menggunakan pembatasan sosial skala besar (PSBB) yang lebih ketat .- “Itu lagi-lagi akan menjadi situasi pengetatan dan penutupan,” kata Fajrol. BIN di Surabaya dalam jumlah besar, menemukan 189 responden-pemerintah akan Lakukan tes PCR skala besar, dengan tujuan mencapai 20.000 tes per hari.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live