Ingat, ini adalah kesepakatan kesehatan untuk merawat anak yang terpapar Covid-19

Laporan wartawan Tribunnews.com Jakarta Rina Ayu-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-laporan dari banyak Bupati menyebutkan, kasus Covid-19 pada anak dan remaja terus meningkat. Perhatikan disiplin untuk menghindari menulari keluarga atau anak-anak.

Selain itu, penting juga bagi orang tua untuk mengajarkan model 3M kepada anak-anak dan remaja mereka di rumah. Ibu dan dua anaknya yang positif Covid-19 diduga terinfeksi oleh ayah mereka yang menggunakan corona di tempat kerja.

Baca: Waspadai anak yang terpapar Covid-19 Penelitian baru menemukan gejala umum, tetapi apa yang harus dilakukan jika anak Anda dinyatakan positif Covid-19. — Dalam konten yang dikutip di laman Covid.go.id terdapat kesepakatan untuk melindungi anak-anak yang terpapar virus corona, antara lain anak asimtomatik, anak dalam pengawasan, anak dalam pengawasan, kasus yang dikonfirmasi, dan orang tua. Anak / wali / wali yang dihubungi memiliki identitas orang yang diawasi atau orang yang terinfeksi Covid-19:

1. Pada saat pemeriksaan fisik anak, dokter akan melaksanakan prosedur medis untuk anak tersebut.

2. Untuk pemeriksaan fisik anak, dokter menanyakan kepada orang tua, wali, wali atau orang yang membawa anak tersebut.

Status keluarga (jumlah anak, status kesehatan anggota keluarga, riwayat penyakit keluarga). Apakah orang tua atau pengasuh lainnya dapat mengasuh anak, dan kondisi rumah (apakah ada ruang isolasi atau rumah terpisah, atau apakah ada tempat lain di mana anak dapat tinggal di lingkungan keluarga)

3. Jika dipastikan telah menerima pemeriksaan kesehatan Jika anak tersebut adalah anak di bawah pengawasan atau anak pasien dengan gejala ringan dan harus melalui prosedur isolasi independen, ini merupakan risiko anggota keluarga lain dan memiliki orang tua atau wali atau wali yang mampu memberikan perawatan, konsultan medis akan merekomendasikan isolasi diri program.

4. Jika anak dalam perwalian dengan gejala ringan atau orang tua, wali atau wali dari anak yang berada di bawah perwalian dengan gejala ringan, prosedur isolasi diri tidak diperbolehkan. “ Mengisolasi diri di rumah, dan dokter menyarankan agar orang tua atau wali atau wali menghubungi dinas perlindungan anak provinsi / kabupaten / kota. Pastikan anak bisa mendapatkan tempat mandiri, dan perhatikan kedekatan anak dengan orang tua, wali atau wali.

5. Jika seorang anak di bawah pengawasan atau di bawah pengawasan seorang anak, dan memiliki gejala ringan tanpa orang tua, wali atau wali yang bertanggung jawab, tidak dapat merawat anak, atau tidak ada akomodasi, kepala dokter rumah sakit akan mengatur perkumpulan Badan tersebut mengoordinasikan urusan untuk mengidentifikasi keluarga anak dan memastikan bahwa anak tersebut mematuhi hukum dan peraturan serta mendapatkan manfaat dari pengasuhan sementara. 6. Jika seorang anak yang menjalani pemeriksaan kesehatan ditetapkan sebagai pasien anak yang diawasi, ia harus menjalani prosedur untuk menerima pengobatan. Dalam isolasi, konsultan medis mengatur dukungan psikologis untuk anak tersebut, dan berkomunikasi dengan orang tua atau mentor atau wali tentang perkembangan acara anak dan memfasilitasi kunjungan (jika memungkinkan). – – Tujuh. Jika anak yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan dipastikan sebagai pasien anak dalam pengawasan dan harus menjalani prosedur perawatan tersendiri, dan anak tersebut tidak memiliki orang tua, wali atau wali, maka konsultan medis harus melapor ke kantor yang menyelenggarakan urusan sosial melalui penanggung jawab rumah sakit. Upaya harus dilakukan untuk menyediakan pengaturan pengasuhan jangka panjang untuk anak-anak sesuai dengan hukum.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live