Pastikan itu bukan tiket transportasi, ini adalah penjelasan surat kutukan dari kepolisian setempat Metropolitan Jaya kepada para penjahat PSBB

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Kepolisian Distrik Metro Jaya menjelaskan surat kecaman yang dikeluarkan di Jakarta bagi mereka yang melanggar PSBB. Pastikan surat itu tidak melaju kencang. — “Apa yang terjadi bukanlah pemungutan suara, tetapi surat penghukuman.” Sambodo Purnomo mengatakan pada hari Rabu ketika ia mengkonfirmasi berita tersebut di City News (15 April 2020).

Dia juga mengkonfirmasi bahwa surat itu terbatas pada kecaman. Tentu saja, selama PSBB dilaksanakan di Jakarta.

Baca: Gugus tugas Dewan Covid-19 telah dikritik karena menggunakan selfie APD.Ini penjelasan oleh ketua dewan direksi-Surat kecaman sangat penting bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraannya sendiri. Buka dan ajukan PSBB “Sekali lagi, ini bukan tiket,” kata Sambodo. Pada saat yang sama, Yusri Yunus, kepala humas di Kepolisian Jakarta, menjelaskan bahwa surat peringatan pidana kepada PSBB terlihat seperti surat tertulis g.

Menurut Yusri, surat ini memang dimodifikasi dari tiket.

Baca: Berita: Ridwan Kamil menyebutkan kemungkinan bahwa KRL akan berhenti beroperasi mulai 18 April 2020

“Ini memang surat peringatan. Surat ini telah diubah dan kemudian mencakup semua konten yang dikutuk , Misalnya, tanpa memakai topeng, dll. Untuk pengumpulan data kami di database, “Yusri mengatakan kepada tim media, Rabu (15 Mei, 2020). -Namun, surat ini berbeda dari tiket. Pengemudi yang diperkosa tidak disita oleh SIM (SIM) atau nomor kendaraan (penyitaan sertifikat pendaftaran kendaraan).

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live