Potensi penyebaran Covid-19, sebaiknya tidak disantap saat rapat kantor

Laporan reporter Tribunnews.com Reza Deni-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-berakhir dengan tidak ada pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.

Tapi, di satu sisi, banyak aktivitas kantor yang digagas. — Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, menyampaikan pesan agar masyarakat sehat mengikuti aktivitas kantor tanpa ada gejala terpapar Covid-19, terutama saat rapat. Yuri mengatakan pada jumpa pers di ruang konferensi bahwa ruangan tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik dan memungkinkan peserta untuk berolahraga dari jarak jauh. – “Batasi presentasi yang sangat penting. Waktu dibatasi. Cobalah untuk tidak melebihi setengah jam.” Di YouTube BNPB. , Minggu (19 Juli 2020).

Baca: Pembaruan RS Pulau Koliang 19 Juli: 60 Pasien Covid-19 Masih Dapat Perawatan

Bahkan, Yuri mengingatkan masyarakat bahwa makanan atau minuman selama pertemuan tidak disediakan dengan cara ini. .

Masker Ka yang akan membunuh orang sebelum menyantap hidangan.

Baca: Update 19 Juli, Dari 1.639 Orang Meningkat, Jumlah Penderita Covid-19 Positif Menjadi 86.521 Penderita-Yuri Mengatakan Satu Peserta Pertemuan Dipastikan Positif Tapi Tidak Ada Gejala Orang-orang, ini menyisakan kemungkinan untuk diteruskan, katanya-karena tetesan orang yang terpapar Covid-19 bisa bertahan lebih lama.

“Saat pembicara melepas topeng, tolong lepas topengnya, tapi jangan mondar-mandir untuk mendekati peserta lain. Tetaplah di tempatmu.” Kata Yuri.

“Ini sangat penting, tolong pastikan dia menyimpulkan bahwa kebersihan ruang konferensi selalu dijaga dengan baik.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live