Departemen PPPA mengingatkan orang tua yang bekerja di luar untuk melaksanakan perjanjian kesehatan keluarga

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Anak (Kemen PPPA) mengimbau para orang tua yang bekerja di rumah untuk menerapkan program kesehatan keluarga secara metodis saat pandemi Covid-19.

Program perawatan kesehatan keluarga mulai diterapkan pemakaian masker saat keluar rumah dan beraktivitas dengan banyak orang.

“Saya mengingatkan kita semua bahwa kita saat ini sedang aktif offline. Jangan lepas topeng ketika ada banyak orang.” Perwakilan perlindungan anak dari Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Wanita. Nahar’s Childhood (PP-PA) saat peluncuran buku tentang penanganan penyakit psikososial siswa yang sebenarnya dilakukan melalui Zoom Conference Channel dan Youtube (Rabu, 14 Oktober 2020). -Selain itu, dia diingatkan untuk tidak lupa mencuci tangan dengan sabun. Gunakan air ledeng atau hand sanitizer dan jaga jarak minimal 1 meter dan hindari keramaian.

“Yang sibuk dengan kegiatan hari ini, harap pastikan bahwa kolam renang Anda merupakan prosedur kesehatan yang harus diingat oleh rumah. Oleh karena itu dalam pelaksanaan kegiatan perjanjian kesehatan,” ujarnya.

Sepulang dari kantor, seluruh anggota keluarga dihimbau untuk menerima sanksi disiplin atas pelaksanaan perjanjian kesehatan keluarga yang baru saja ditandatangani Menteri I Gusti Ayu Bintang Puspayoga, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (BNPB) Direktur Doni Monardo- “Di rumah, Anda masih ingat perjanjian sanitasi, terutama perjanjian sanitasi keluarga yang ditandatangani oleh dua menteri dan seorang pejabat, jelasnya. Juga: ini Itu adalah prosedur kesehatan keluarga selama pandemi Covid-19- “Saya harap prosedurnya berjalan lancar. Semua orang sehat, Covid-19 bebas, anggota keluarganya juga ada di rumah, dan semuanya dalam keadaan sehat dan tidak terkena Covid-19. <<

Sebelumnya, pemerintah mengesahkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA), Kementerian Kesehatan, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tentang pandemi Covid-19.

“Juru bicara Pokja Covid-19 Dr. Reisa Brotoasmoro mengatakan dalam siaran pers dari Kantor Kepresidenan:” Keputusan ini diambil sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo pada September tahun lalu. (12/10/2020), disiarkan oleh saluran YouTube Sekretariat Presiden.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live