Survei LSI: Masyarakat berpenghasilan rendah merasa ekonomi memburuk selama pandemi Covid-19

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Komunitas Investigasi Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei bertajuk “Red Zone Public Anxiety” saat pandemi Covid-19.

Menurut hasil publikasi, di antara masyarakat berpenghasilan rendah sebesar Rp1,5 juta, 81,3% responden memperkirakan perekonomian akan memburuk selama pandemi. LSI, Jakarta Timur, Selasa (7/7/2020).

Rincian rincian pendapatan, yakni masyarakat dengan penghasilan 1,5 juta hingga 3 juta rupiah, seiring memburuknya perekonomian, diperkirakan proporsinya 77,8%. Baca: Lima Prediksi Virus Corona LSI Denny JA Dibilang Relatif Akurat- “Jadi, 70,5% Penghasilan 34,5 Juta Rupiah, dan 59,9% Penghasilan Lebih dari 4,5 Juta Rupiah Berpikir Ekonomi Ini semakin parah, “lanjut Ardian.

Pemirsa dan perincian pendapatan dalam publikasi. Persentase ini juga dikhawatirkan tidak akan mampu memenuhi kebutuhan selama pandemi.

“Persentase masyarakat berpenghasilan rendah (1,5 juta rupiah) khawatir tidak mampu memenuhi kebutuhannya,” lanjut Ardian. 5-3 juta, persentasenya Rp 87,4%, persentase pendapatan Rp3-450 juta 81,9%, dan persentase Rp 450 juta atau lebih 67,7% karena khawatir tidak dapat memenuhi kebutuhannya. Dari tanggal 8 hingga 10 Juni 2020, total jumlah responden dalam survei LSI ini sebanyak 8.000 responden dari 8 provinsi di Indonesia. Kedelapan provinsi tersebut adalah Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah multi level random sampling dengan rentang kesalahan kurang lebih 2,5%.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live