Lonjakan kasus positif Covid-19 dapat memengaruhi rencana pembukaan sekolah

Reporter Jakarta Tribunnews.com Vincentius Jyestha melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dalam beberapa hari terakhir, Indonesia mengalami peningkatan kasus positif virus corona atau Covid-19. Bahkan mempengaruhi jumlah lebih dari 2.000 kasus per hari.

RI Hetifah Sjaifudian, Wakil Ketua Komite D Demokrasi X, mengatakan peningkatan jumlah kasus dapat berdampak pada pembukaan sekolah. “Padahal, datanya harus terus diupdate.” Dalam keputusan bersama, ada 85 daerah / kota di kawasan hijau. Saat ini situasinya mungkin sudah berubah, “kata Hetifah, dihubungi Tribunnews.com, Minggu (12/7/2020).

Seorang politikus dari Golkar mengatakan, alasan bisa mengubah kawasan hijau menjadi kuning karena arus. Keadaan pun berubah.

Bacaan: Sekolah di RTH bisa membuka sekolah, tapi tidak perlu memaksa siswanya masuk

Bacaan: Nilai-nilai Menteri Agama harus ada pelajaran khusus tentang pertarakan beragama di sekolah

oleh karena itu Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu menyikapi hal ini, apalagi jika kawasan itu bukan lagi kawasan hijau, mereka harus berhenti belajar tatap muka. ”Selama perjalanan, mungkin ada kawasan hijau, lalu menjadi kuning. Karena aturan praktisnya, pemerintah daerah perlu menanggapi dan menghentikan pembelajaran tatap muka. Hittifa mengatakan: “Sebelumnya, hanya sekolah di area hijau yang diizinkan untuk membuka sekolah.” Menurut laporan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebelumnya telah memutuskan bahwa tahun ajaran baru 2020/2021 akan dimulai pada 13 Juli 2020. Setelah siswa baru mendaftar, Sekolah dasar tempat siswa meninggalkan sekolah untuk promosi atau liburan.Namun, sejak wabah Covid-19 melanda Indonesia, siswa Indonesia sebenarnya sudah ditutup.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live